Empat Hari Hilang, Nelayan Situbondo Ditemukan Meninggal

  • 07 Nov 2024 15:58 WIB
  •  Jember

KBRN, Situbondo: Subakri (58) seorang nelayan asal Situbondo, Jawa Timur, yang dinyatakan hilang sejak Senin (4/11), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Kalbut, Kecamatan Mangaran, Kamis (7/11/2024).

Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan dari Basarnas, TNI AL, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo bergerak langsung ke lokasi dan mengevakuasi korban.

"Hari kedua pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan Subakri (58) warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, dalam keadaan sudah meninggal dunia," ujar Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono.

Korban ditemukan di Perairan Kalbut Kecamatan Mangaran yang berjarak sekitar 4 mil dari bibir pantai oleh dua orang nelayan yakni Sutrisno dan Eko. Informasi penemuan mayat itu langsung direpson tim SAR.

"Mendengar informasi itu, tim SAR gabungan langsung ke lokasi penemuan mayat dan langsung melakukan evakuasi ke tepi Pantai Muara Kasih, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan," ungkapnya.

Mayat yang diduga kuat adalah Subakri, lalu dibawa ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo untuk dilakukan identifikasi oleh tim Inafis Polres Situbondo, dan sidik jari yang masih bagus di cek menggunakan alat mambis yang sudah terintegrasi.

"Dari hasil sidik jari, identitas korban sama dengan KTP elektronik atas nama Subakri, sedangkan berdasarkan post mortem dan ante mortem dari keluarga ditemukan ciri ciri fisik seperti kuku dan pakaian yang digunakan serta diyakini oleh keluarga bahwa mayat itu adalah Subakri," ungkapnya.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan. Pihak keluarga korban sudah menerima dan menyadari bahwa kematian korban bukan karena ada unsur kesengajaan.

Diinformasikan RRI sebelumnya, Subakri pergi melaut pada Senin (4/11) sekitar pukul 16:00 Wib. Biasanya, pukul 22:00 Subakri sudah pulang, namun hingga dini hari belum juga datang.

Keesokan harinya, Selasa (5/11) Subakri dilaporkan hilang oleh keluarganya dan tim SAR mulai melakukan penyisiran atau pencarian dari lokasi hilangnya korban di Perairan Kalbut. Pencarian pertama tidak membuahkan hasil.

"Pencarian kedua, hari ini kita berhasil menemukan korban asal Desa Kilensari Kecamatan Panarukan itu," imbuh Puriyono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....