Pemuda Asal Bondowoso Terseret Air Laut Saat Memancing

  • 28 Okt 2024 05:02 WIB
  •  Jember

KBRN, Situbondo: Muhammad Taufik Hidayat (18) warga Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, tenggelam di Perairan Dusun Mandaran, Blok Karang Tambak, Desa Pesisir Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Minggu (27/10/2024) sekitar pukul 16:30 Wib.

Pelajar kelas XII, SMK Nurul Falah Bondowoso itu, tenggelam saat memancing bersama dengan kedua temannya, Dani Firmansyah (21) dan Mohammad Rofiqi (19) yang juga berasal dari Desa Sumber Tengah, Kecamatan Bunakal, Kabupaten Bondowoso.

Menurut keterangan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo, Sruwi Hartanto, ketiga orang pemuda asal kabupaten sebelah itu sedang memancing ikan di laut. Saat air laut pasang sekitar pukul 16:30 Wib ketiganya menuju daratan, namun korban tak menyelematkan diri karena tidak bisa berenang.

"Korban ini tidak bisa berenang, sehingga saat air laut pasang atau naik, dia terbawa arus dan tidak bisa menyelamatkan diri," ujar Sruwi, Minggu (27/10/202.

Sruwi menceritakan kronologi tenggelamnya seorang pemuda di pesisir Besuki. Ketuga pemuda itu pergi memancing ikan pada Minggu (27/10) sekitar pukul 08:00 Wib. Lalu pada pukul 09:00 Wib ketiganya mulai memancing di pinggiran dengan berjalan kaki ke tengah laut secara bertahap.

"Saat itu air laut surut, jadi mereka berada di posisi 500 meter dari bibir pantai, cukup jauh. Posisi ketiganya berjauhan," ucap Sruwi.

Sekitar pukul 15.00 Wib, ketiganya bergerak ke pinggir untuk beristirahat dan kembali memancing sekitar pukul 16:00 Wib. Tiba-tiba pada pukul 16:30 Wib, air laut mulau naik atau pasang. Ketiganya langsung menuju daratan. Namun korban tak mampu melawan arus air laut.

"Air tiba-tiba pasang. Saat mau menyelamatkan diri, korban yang sempat meminta bantuan temannya itu terbawa air laut," bebernya.

Kedua teman korban langsung meminta pertolongan warga sekitar. Warga meresponnya dan mencari korban di sekitar lokasi kejadian. Namun yang ditemukan hanya topi berwarna hitam, milik korban.

"Warga nelayan sekitar bersama-sama melakukan pencarian namun sampai saat ini korban belum ditemukan," ucap Sruwi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....