Sumberwringin Tawarkan Wisata dan Konservasi Berkelanjutan

  • 28 Sep 2026 18:16 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, memperkuat pengembangan pariwisata berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat dalam penilaian Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Gede Budiawan mengatakan, tim juri bersama pendamping dari Kementerian Pariwisata dan Disparbud Jawa Timur meninjau sejumlah potensi wisata dan aktivitas masyarakat di Desa Sumberwringin.

Peninjauan diawali dari kawasan Teduh Glamping, kemudian dilanjutkan menuju sejumlah titik melalui kawasan Hutan Pelangi. Dalam kunjungan tersebut, aspek konservasi menjadi salah satu hal yang diperlihatkan, termasuk upaya menjaga kelestarian alam dan habitat di kawasan tersebut.

“Kita coba ke titik-titik, kita mengambil jalur lewat Hutan Pelangi bagaimana konservasi Hutan Pelangi itu bisa tetap dijaga termasuk kelestarian alamnya,” kata Gede Budiawan.

Rangkaian peninjauan kemudian berlanjut ke salah satu base camp pendakian Gunung Raung milik Pak Nelly di Dusun Legan. Di lokasi tersebut, Pokdarwis bersama pengelola menjelaskan tata kelola wisata pendakian serta keterlibatan berbagai pelaku usaha lokal dalam mendukung aktivitas wisatawan.

Menurut Gede, pengelolaan wisata pendakian tidak hanya berkaitan dengan destinasi, tetapi juga bagaimana keberadaan wisatawan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pelaku usaha seperti ojek, pemandu, porter hingga penyedia kebutuhan logistik pendaki menjadi bagian dari ekosistem pariwisata yang berkembang di Sumberwringin.

Ia menambahkan, aspek pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dari tim juri. Masyarakat Sumberwringin diharapkan tidak hanya menjadi penonton dari meningkatnya kunjungan wisatawan menuju Gunung Raung, tetapi turut merasakan manfaat ekonomi dari perkembangan sektor pariwisata.

“Bagaimana masyarakat di Sumberwringin ini bisa menikmati, artinya progres banyaknya wisatawan yang menuju Raung ini mereka juga ikut mendapatkan dampaknya, bagaimana kesejahteraan mereka meningkat,” tuturnya.

Salah satu contoh yang menarik perhatian tim adalah peningkatan pendapatan masyarakat yang terlibat sebagai pengemudi ojek untuk melayani wisatawan dan pendaki. Aktivitas tersebut dinilai mampu memberikan alternatif sumber penghasilan bagi masyarakat selain sektor pertanian.

“Misalnya tadi cerita seperti ojek itu sudah bisa punya penghasilan yang lumayan dibandingkan orang-orang yang bekerja di sawah misalnya seperti itu, itu sangat menarik sekali,” ungkap Gede.

Menurutnya, perpaduan antara konservasi lingkungan, pengelolaan destinasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Sumberwringin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....