Putera Puteri Kebudayaan Indonesia Jadi Jembatan Pelestarian Budaya Nusantara
- 29 Jul 2026 11:14 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2025 tidak hanya mengemban gelar sebagai duta budaya, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjadi penghubung antara kekayaan budaya Nusantara dengan masyarakat. Peran tersebut disampaikan dalam dialog Jaga Malam Pro 2 RRI Jember, Minggu (26/7/2026).
Founder Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia, M. Satrio Nusantara atau Kak Tara, menjelaskan ajang tersebut telah berjalan selama sembilan tahun di bawah naungan Kementerian Kebudayaan. Menurutnya, para finalis dibekali pemahaman budaya sekaligus kemampuan menyampaikan nilai-nilai kebudayaan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan.
"Peran Putera Puteri Kebudayaan bukan hanya mengenakan pakaian adat atau mengikuti seremoni. Mereka harus mampu menjadi jembatan agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia," ujar Kak Tara.
Grand Winner Putera Kebudayaan Indonesia 2025, Hilmy Zaidaan, menjelaskan bahwa setelah terpilih, para pemenang tidak berhenti pada proses kompetisi. Mereka memiliki tanggung jawab menjalankan berbagai program advokasi, menghadiri kegiatan kebudayaan, hingga menjadi representasi Indonesia dalam berbagai agenda yang berkaitan dengan pelestarian budaya.
Menurut Zaidaan, setiap finalis juga didorong untuk mengembangkan program yang sesuai dengan potensi daerah maupun bidang yang mereka kuasai. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi budaya sekaligus membangun kolaborasi dengan komunitas, pemerintah daerah, hingga lembaga pendidikan.
Sementara itu, Grand Winner Puteri Kebudayaan Indonesia 2025, Tria Wulandari, mengatakan peran tersebut tidak hanya dijalankan saat mengikuti agenda resmi yayasan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Para Putera Puteri Kebudayaan diharapkan menjadi teladan dalam mengenalkan budaya Indonesia melalui sikap, komunikasi, serta keterlibatan aktif di berbagai kegiatan masyarakat.
Melalui peran tersebut, Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia ingin membentuk duta budaya yang tidak hanya memahami keberagaman Nusantara, tetapi juga mampu menjadi penggerak kolaborasi dalam upaya pelestarian budaya di berbagai daerah. Dengan demikian, keberadaan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia diharapkan memberi dampak nyata bagi kemajuan kebudayaan nasional, bukan sekadar menjadi ajang pemilihan tahunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....