Bhogi, Sosok di Balik Kelancaran Banyuwangi Ethno Carnival 2026

  • 22 Jul 2026 02:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Ribuan penonton menikmati kemegahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang digelar Sabtu (18/7/2026). Namun, di balik parade kostum spektakuler tersebut, terdapat sosok yang berperan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, yakni Bhogi Bhayu Pradipta.

Pria asal Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi itu dipercaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi sebagai koordinator talent dan peserta. Tugasnya menghubungkan berbagai lini, mulai dari panitia, koreografer, hingga ratusan peserta agar seluruh rangkaian parade berlangsung sesuai jadwal.

Nama Bhogi ternyata memiliki makna tersendiri. Nama tersebut diambil dari weton kelahirannya, Rabu Legi atau Rebo Legi dalam penanggalan Jawa. Dari situlah lahir nama Bhogi yang melekat hingga sekarang.

Peran yang diembannya bukan pekerjaan ringan. Ia mengoordinasikan proses persiapan peserta, jadwal latihan, hingga pengaturan keluar masuk talent selama pelaksanaan karnaval di sepanjang rute parade.

Pengalaman Bhogi mengawal event budaya Banyuwangi juga bukan hal baru. Sejak 2019, ia terlibat dalam penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival. Selain itu, sejak 2021 ia juga dipercaya menjadi koordinator peserta Gandrung Sewu, pertunjukan tari kolosal yang menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi.

Di luar kepanitiaan event, Bhogi aktif sebagai Wakil Ketua Komite Seni Pertunjukan Tradisi Dewan Kesenian Blambangan (DKB). Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun komunikasi dengan para seniman, koreografer, dan peserta yang terlibat dalam berbagai pertunjukan budaya.

"Alhamdulillah saya dipercaya Disbudpar sebagai koordinator talent dan peserta di BEC sejak 2019, serta Gandrung Sewu mulai 2021 sampai sekarang," ujar Bhogi, Minggu 19 Juli 2026.

Menurut Bhogi, keterlibatannya dalam berbagai agenda budaya bukan sekadar menjalankan tugas kepanitiaan. Baginya, menjaga dan mengenalkan budaya Banyuwangi kepada masyarakat luas merupakan bentuk kecintaan terhadap daerah kelahirannya.

"Saya sangat bangga dengan kebudayaan Banyuwangi. Dengan dua event unggulan ini saya selalu antusias untuk ikut berkontribusi menyukseskannya," kata Bhogi.

Di balik kemeriahan panggung BEC, peran orang-orang di belakang layar seperti Bhogi menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan event budaya tersebut. Koordinasi yang rapi membuat ratusan peserta dapat tampil maksimal, sekaligus memperkuat citra Banyuwangi sebagai daerah yang konsisten mengembangkan budaya lokal melalui pertunjukan bertaraf internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....