Segoro Topeng Kaliwungu Tunjukkan Kuatnya Modal Sosial Lumajang

  • 25 Jun 2026 20:13 WIB
  •  Jember

RRi.CO.ID, Lumajang - Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya dan anggaran, tetapi juga oleh kuatnya modal sosial yang tumbuh di tengah masyarakat. Semangat tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Segoro Topeng Kaliwungu 2026 yang melibatkan 116 lembaga dan 48 sanggar seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Joko Setyo, dalam talkshow JELITA di Studio 1 LPPL Radio Suara Lumajang, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, tingginya partisipasi berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa budaya masih menjadi ruang bersama yang mampu menyatukan berbagai kelompok dalam tujuan yang sama, yakni melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya daerah.

Keterlibatan lembaga pendidikan, komunitas seni, sanggar, hingga masyarakat umum mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang selama ini menjadi karakter masyarakat Lumajang. Kolaborasi tersebut tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan event, tetapi juga memperkuat jejaring sosial yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Dalam perspektif pembangunan, modal sosial merupakan aset penting yang mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai program. Semakin kuat hubungan dan kepercayaan antarwarga, semakin besar pula peluang keberhasilan berbagai agenda pembangunan yang dijalankan.

Segoro Topeng Kaliwungu menjadi contoh bagaimana budaya mampu menghadirkan ruang kolaborasi yang produktif. Di dalamnya, terdapat proses belajar bersama, berbagi pengalaman, dan membangun komitmen kolektif untuk menjaga identitas budaya daerah.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam event budaya merupakan indikator positif tumbuhnya kesadaran bersama terhadap pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang melibatkan ratusan lembaga dan komunitas seni tersebut, Segoro Topeng Kaliwungu tidak hanya menghasilkan pertunjukan budaya yang berkualitas, tetapi juga memperkuat modal sosial yang menjadi kekuatan utama masyarakat Lumajang dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. (MC Kab. Lumajang/Bob/An-m)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....