Grebek Tempe Wedok Jadi Kekuatan Budaya dan Ekonomi Desa

  • 16 Jun 2026 19:21 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang- Ratusan warga memadati Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, dalam perayaan Grebek Tempe Wedok 2026, Senin (15/6/2026) malam. Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun tersebut tidak hanya menjadi wujud pelestarian budaya lokal, tetapi juga berkembang menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai Grebek Tempe Wedok merupakan contoh nyata bagaimana budaya dapat menjadi kekuatan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah.

"Tradisi ini menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar warisan yang dijaga, tetapi juga bisa menjadi sumber kekuatan ekonomi masyarakat. Ketika masyarakat bangga terhadap produk dan tradisinya sendiri, maka akan lahir kemandirian, kreativitas, dan semangat untuk terus berkembang," ujar Bunda Indah.

Pada pelaksanaan tahun ini, masyarakat menyusun gunungan yang terbuat lebih dari 6.000 Tempe Wedok hasil produksi para perajin lokal. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong dan menjadi simbol kebersamaan warga dalam menjaga warisan budaya desa.

Menurut Bunda Indah, kekuatan utama Grebek Tempe Wedok terletak pada keterlibatan masyarakat yang secara mandiri mampu mempertahankan tradisi sekaligus mengembangkan produk unggulan daerah selama bertahun-tahun.

"Saya melihat ada nilai kebersamaan yang sangat kuat di sini. Tradisi ini hidup karena dijaga oleh masyarakat. Pemerintah tentu akan mendukung agar budaya seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," katanya.

Melihat antusiasme masyarakat dan besarnya potensi yang dimiliki, Pemerintah Kabupaten Lumajang berencana mendorong Grebek Tempe Wedok menjadi agenda tahunan daerah yang terintegrasi dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami ingin Grebek Tempe Wedok menjadi salah satu ikon budaya Kabupaten Lumajang. Bukan hanya dikenal sebagai tradisi masyarakat Labruk Kidul, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan manfaat ekonomi bagi warga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Lumajang kepada masyarakat yang lebih luas," tutur Bunda Indah.

Melalui penguatan tradisi lokal seperti Grebek Tempe Wedok, Pemkab Lumajang terus mendorong pembangunan yang bertumpu pada potensi daerah, sehingga budaya yang diwariskan leluhur dapat tetap lestari sekaligus menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat. (Kominfo-Lmj/ad)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....