Sayu Apriliani Jalani Debut Penari Seblang Olehsari

  • 24 Mar 2026 22:19 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Sayu Apriliani (20) resmi menjalani debut perdananya sebagai penari ritual adat Seblang Olehsari di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Senin, 23 Maret 2026. Ia menjadi sosok baru yang dipercaya melanjutkan tradisi sakral warisan leluhur tersebut.

Sayu menggantikan penari sebelumnya, Putri Ramadhani, yang telah menunaikan peran selama tiga tahun terakhir. Penunjukan Sayu sebagai penari Seblang bukan tanpa alasan, melainkan melalui proses khusus yang berkaitan dengan garis keturunan dan tradisi spiritual masyarakat setempat.

Dalam ritual Seblang, penari akan menari dalam kondisi trance atau tidak sadar. Masyarakat meyakini bahwa tubuh penari dirasuki energi leluhur yang membimbing setiap gerakan selama prosesi berlangsung.

Sebagai penari baru, Sayu menjadi pusat perhatian masyarakat dan wisatawan yang hadir. Kehadirannya dinilai sebagai bagian penting dari regenerasi tradisi agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi eksistensi ritual ini. Menurutnya, kekayaan adat seperti Seblang merupakan fondasi kuat bagi identitas budaya Banyuwangi.

"Banyuwangi sangat kaya akan tradisi adat dan budayanya. Kami akan tetap berupaya melestarikan tradisi ini sebagai warisan leluhur," kata Ipuk, Selasa 24 Maret 2026.

Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis, menyebutkan bahwa pelaksanaan hari pertama berlangsung lancar dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.

“Pengunjung tidak hanya dari Banyuwangi, tetapi juga dari luar daerah yang sengaja datang untuk menyaksikan ritual ini,” ungkap Joko.

Ritual Seblang Olehsari sendiri digelar selama tujuh hari berturut-turut setiap awal bulan Syawal. Selain memiliki nilai sakral sebagai ritual bersih desa dan tolak bala, tradisi ini juga menjadi daya tarik wisata budaya di Banyuwangi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....