FEB UNEJ Luncurkan Game Dirty Ledger

  • 31 Jul 2026 14:43 WIB
  •  Jember
Video

RRI.CO.ID Jember – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember (UNEJ) resmi meluncurkan Dirty Ledger, sebuah game edukasi bertema anti-fraud yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UNEJ. Produk yang merupakan hasil Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini diklaim sebagai game anti-fraud pertama di Indonesia, bahkan di dunia.

Dekan FEB UNEJ, Prof. Dr. Isti Fadah,, mengatakan peluncuran Dirty Ledger menjadi langkah inovatif dalam menghadirkan media pembelajaran yang interaktif bagi generasi muda, khususnya Generasi Z.

Menurutnya, game ini dirancang untuk melatih kemampuan pemain dalam mengidentifikasi indikasi kecurangan (fraud) melalui analisis laporan keuangan. Pemain akan diajak melakukan investigasi terhadap data keuangan yang ditampilkan untuk menentukan apakah laporan tersebut valid atau mengandung unsur penipuan.

“Game ini memberikan pengalaman interaktif kepada Gen Z untuk memahami konsep fraud. Pemain dilatih melakukan investigasi terhadap laporan keuangan, menganalisis apakah laporan tersebut benar atau tidak, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menilai kondisi keuangan suatu perusahaan maupun institusi,” ujar Isti Kamis (30/7/2026)

Sementara itu, CEO Dirty Ledger, Divanolita Naila Paramitha, menjelaskan bahwa Dirty Ledger merupakan hasil kolaborasi antara keahlian akuntansi forensik dari FEB UNEJ dengan teknologi pengembangan game yang dimiliki Fasilkom UNEJ.

Ia menyebut, perpaduan kedua bidang tersebut menghasilkan media pembelajaran yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menarik bagi kalangan mahasiswa dan generasi muda.

“Dirty Ledger merupakan game anti-fraud versi pertama di Indonesia bahkan di dunia. Game ini menggabungkan konsep akuntansi forensik yang berfokus pada pencegahan fraud dengan teknologi game yang dikembangkan oleh tim Fasilkom UNEJ,” katanya.

Peluncuran Dirty Ledger mendapat sambutan antusias dari berbagai kalangan. Acara tersebut dihadiri mahasiswa, pimpinan Universitas Jember, serta para dosen yang memberikan dukungan terhadap pengembangan inovasi mahasiswa melalui program P2MW.

Melalui inovasi ini, FEB UNEJ berharap Dirty Ledger dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi antikorupsi, memperkuat kemampuan analisis keuangan, serta menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya integritas dalam dunia bisnis dan profesi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....