Alasan Perempuan Lebih Sering Bergosip dibanding Pria
- 14 Jun 2024 14:50 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Gosip dianggap lebih sering dilakukan oleh perempuan. Padahal pria juga bergosip layaknya wanita. Hanya saja pria sering disematkan dengan karakter yang tegas. Kecenderungan gosip pada wanita lebih tinggi daripada pria. Penelitian ini mencatat aktivitas gosip yang dilakukan perempuan sebesar 57,3% dan laki-laki sebesar 42,7%. Hal ini disebabkan karena wanita dianggap memiliki karakter yang pengertian, peduli, merawat, bertanggung-jawab, penuh pemikiran, dan sensitif. Berbeda dengan pria yang independen, asertif, tegas, dan kompetitif.
Dilansir Kumparan sains, Selain waktu, ada beberapa perbedaan lagi antara gosip yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan, seperti dengan siapa mereka bergosip dan apa saja yang gosipkan. Menurut makalah yang ditulis oleh Adam C. Davis dan koleganya, perempuan lebih senang membicarakan penampilan fisik, kesetiaan pasangan, dan keadaan sosial perempuan-perempuan lain di sekitarnya. Topik-topik ini ada hubungannya dengan seleksi "seksual" yang dilakukan perempuan untuk membuat mereka lebih menarik untuk dijadikan pasangan.
Dengan membicarakan hal-hal buruk mengenai penampilan fisik, kemampuan mempertahankan hubungan, dan kondisi sosial perempuan lain, maka perempuan lain itu akan terlihat lebih lemah dan tidak menarik untuk dijadikan pasangan. Karena itu, penelitian ini juga menyoroti bahwa perempuan lebih sering memberikan penekanan pada kualitas fisik seseorang. Sementara itu, laki-laki cenderung lebih senang membicarakan kekayaan, prestasi, dan juga kekuatan fisik.
Gosip juga memiliki dampak dalam sebuah pertemanan bagi keduanya. namun efek gosip pada pertemanan bisa berbeda bagi perempuan dan laki-laki. David C. Watson, asisten profesor psikologi di Grant MacEwan University di Edmonton, AS, melakukan studi pada 167 perempuan dan 69 laki-laki untuk melihat efek gosip pada pertemanan mereka.
Pada laki-laki, gosip bisa membuat hubungan persahabatan mereka justru semakin erat karena informasi dan pengetahuan dianggap sebagai cara untuk meningkatkan status mereka. Semakin tinggi status seseorang, semakin ia akan diterima dalam kelompok pertemanan. Sebaliknya, gosip tidak memperkuat pertemanan pada perempuan. Bahkan, gosip pada perempuan bisa mengancam pertemanan mereka.
jadi bagaimana menurut anda? masih tertarik bergosip atau menghentikan kebiasaan ini? semua tergantung dari pribadi masing masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....