Peran Desain dan Editing dalam Membangun Konten Jurnalistik

  • 31 Jul 2026 16:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Desain dan proses penyuntingan visual memiliki peran penting dalam membangun identitas serta citra sebuah media jurnalistik di era digital. Visual yang dirancang secara terkonsep tidak hanya berfungsi memperindah tampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat karakter media dan memudahkan audiens mengenali sumber informasi yang disajikan. Hal tersebut mengemuka dalam dialog Jaga Malam Ngumpul Pro 2 RRI Jember bertajuk “Peran Design dan Editing dalam Membangun Konten Jurnalistik” yang disiarkan pada Kamis 30 Juli 2026.

Dialog menghadirkan Staf Desk Media Sosial UKMPK Tegal Boto Universitas Jember, Amalia Ramadani H.S. dan Talitha Eudora N.W.

Amalia Ramadani menjelaskan bahwa setiap konten visual yang dipublikasikan melalui media sosial merupakan representasi langsung dari sebuah lembaga atau organisasi. Karena itu, perencanaan desain, pemilihan elemen visual, hingga tata letak konten harus disusun secara

matang agar mampu mencerminkan identitas media yang dibangun.

"Bagaimana kita memposisikan lembaga di mata masyarakat kampus, semacam wajah dari organisasi itu sendiri," ujarnya.

Menurut Amalia, konsistensi desain menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan audiens. Melalui tampilan visual yang seragam dan terencana, masyarakat akan lebih mudah mengenali produk jurnalistik yang dipublikasikan.

Senada dengan itu, Talitha Eudora menegaskan bahwa desain dan editing merupakan dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam proses produksi konten jurnalistik. Keduanya berperan dalam membangun ciri khas media sekaligus memperkuat pesan yang ingin disampaikan kepada publik.

"Dalam jurnalistik sangat diperlukan desain dan editing. Dua hal itu penting untuk membangun citra sehingga audiens dapat mengenali karakter media meskipun terdapat banyak desain yang serupa," katanya.

Talitha menambahkan, perkembangan platform digital menuntut pengelola media untuk menyesuaikan strategi visual sesuai karakter masing-masing kanal. Konten untuk situs web dan Instagram umumnya mempertahankan format yang lebih formal, sedangkan platform seperti TikTok membutuhkan pendekatan editing yang lebih dinamis agar mampu menjangkau audiens yang lebih luas.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi terhadap tren digital menjadi salah satu kunci agar produk jurnalistik tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat.

Kedua narasumber sepakat bahwa kompetensi di bidang desain dan editing akan terus dibutuhkan di masa mendatang. Selain menunjang kualitas produk jurnalistik, keterampilan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan organisasi, dunia kerja profesional, hingga membangun personal branding.

Melalui penguasaan desain dan editing yang baik, media tidak hanya mampu menyampaikan informasi secara efektif, tetapi juga membangun identitas yang kuat dan mudah dikenali oleh masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....