Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Dorong Literasi Digital Keluarga di Jember

  • 19 Jul 2026 01:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar program Literasi Digital Berbasis Family-Centered di RA Nurul Ulum, Dusun Juroju, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, pada 15–16 Juli 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pendampingan anak dalam menggunakan media sosial secara aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini dilatarbelakangi meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan anak yang belum diimbangi pengawasan keluarga. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif, mulai dari paparan konten yang tidak sesuai usia, kecanduan gawai, hingga terganggunya perkembangan sosial dan emosional anak.

Kepala RA Nurul Ulum, Nursaidah, mengatakan masih banyak orang tua yang menjadikan telepon genggam sebagai cara praktis untuk menenangkan anak ketika sedang sibuk. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu diimbangi dengan pendampingan agar anak tidak terpapar konten yang kurang sesuai.

"Saya sebenarnya sering mengingatkan wali murid agar anak-anak tidak terlalu sering bermain TikTok. Namun, karena kesibukan, masih ada orang tua yang memilih memberikan ponsel saat anak rewel," ujar Kepala RA Nurul Ulum, Nursaidah.

Program berlangsung selama dua hari dengan pendekatan yang berbeda. Hari pertama diisi workshop bagi para wali murid mengenai pendampingan anak di era digital. Materi dikemas secara santai melalui konsep arisan dan tradisi metis atau merujak bersama agar peserta lebih leluasa berbagi pengalaman dalam mengasuh anak.

Pada hari kedua, mahasiswa KKN menggandeng komunitas Harmonest menggelar sesi fun learning yang melibatkan ibu dan anak. Berbagai permainan edukatif, seperti ular tangga dan kartu kejujuran, digunakan untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta membuka ruang dialog dalam keluarga.

Ketua KKN UIN Sunan Kalijaga, Lintang Kartika, menjelaskan kegiatan hari kedua merupakan tindak lanjut dari materi literasi digital yang telah diberikan sebelumnya. Orang tua dan anak diajak mempraktikkan pola komunikasi yang lebih terbuka sebagai bekal menghadapi tantangan penggunaan media sosial.

"Kami ingin membuka ruang dialog antara ibu dan anak sebagai bentuk implementasi dari materi literasi digital yang telah diberikan, sehingga orang tua dapat mendampingi anak dengan pendekatan yang lebih humanis," kata Ketua KKN UIN Sunan Kalijaga, Lintang Kartika.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN berharap literasi digital tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari pola pengasuhan sehari-hari. Dengan keterlibatan aktif keluarga, anak diharapkan mampu memanfaatkan media sosial secara bijak tanpa mengabaikan perkembangan sosial, emosional, dan psikologisnya.

Arikel dini ditulis Nabil Rifqi Nidhomi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....