MA Putri Nurul Masyithoh Lumajang Siapkan Generasi GEMILANG

  • 26 Mei 2026 14:24 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID.Lumajang- Pendidikan tidak lagi hanya berbicara soal nilai akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, keterampilan, dan kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan zaman. Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam Talkshow JELITA (Jelajah Informasi dan Berita) di Studio 1 LPPL Radio Suara Lumajang, Selasa (26/05/26).

Kepala Madrasah, Siti Nur S. menjelaskan bahwa visi madrasah berfokus pada terwujudnya peserta didik GEMILANG yang berakidah Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah. GEMILANG bukan sekadar slogan, melainkan akronim dari Generasi Edukator Muda Inspiratif, Luhur, Agamis, Nasionalis, dan Gigih.

“Kami ingin mencetak siswi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, religius, percaya diri, cinta tanah air, dan semangat juang tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah diterapkan melalui pembiasaan ibadah dan amaliyah ke-NU-an dalam kehidupan sehari-hari. Komitmen tersebut diperkuat melalui lingkungan belajar berbasis pesantren serta dukungan tenaga pendidik profesional dan berkualitas.

Selain penguatan karakter, MA Putri Nurul Masyithoh juga terus mendorong prestasi siswi di bidang akademik maupun nonakademik. Beberapa capaian yang berhasil diraih di antaranya Juara 2 Lomba Baca Puisi FLS3N tingkat Kabupaten Lumajang, Juara 2 Tahfidz 30 Juz, serta Juara 1 Lomba Kaligrafi di Jombang. Saat ini, madrasah memiliki tiga kelas di masing-masing jenjang pendidikan.

Sementara itu, Waka Kesiswaan, Zahrotun Nisak N. menyampaikan bahwa sekolah memiliki sejumlah program unggulan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi siswi, baik dalam bidang keagamaan maupun keterampilan praktis.

Salah satu program unggulan tersebut ialah laboratorium agama yang mendukung siswi mendalami ilmu keislaman sekaligus membiasakan praktik nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Pembiasaan seperti pembacaan sholawat, tahlil, istighosah, dan tawasul dilakukan agar siswi siap terjun ke masyarakat,” jelasnya.

Madrasah juga memiliki program magang pengajar Al-Qur’an dan pembina Al-Qur’an untuk mempersiapkan siswi menjadi calon pendidik muda, khususnya di bidang Al-Qur’an. Tidak hanya itu, keterampilan tambahan seperti kelas kecantikan dan memasak turut diberikan sebagai bekal pengembangan diri para siswi.

Lebih lanjut, Zahrotun juga menjelaskan bahwa sistem asrama di MA Putri Nurul Masyithoh menerapkan pola pondok pesantren. Setelah kegiatan belajar selesai pada sore hari, para siswi melanjutkan aktivitas pondok hingga malam, mulai dari kegiatan keagamaan hingga belajar bersama.

Untuk mendukung pembelajaran modern, madrasah kini telah menghadirkan kelas digital dengan fasilitas smart TV dan ruang kelas ber-AC. Selain itu, tersedia pula asrama berbasis pesantren, seragam khusus yang menunjang profesionalisme, serta layanan transportasi gratis menggunakan armada Hiace di beberapa titik wilayah utara, timur, barat, dan selatan Lumajang.

“Kami tidak menjadikan sekolah ini sebagai sekolah eksklusif dengan biaya tinggi. Sesuai cita-cita pendiri, sekolah ini harus tetap dapat dijangkau masyarakat menengah ke bawah,” katanya.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, pihak madrasah juga memperbolehkan penggunaan gadget untuk mendukung pembelajaran di kelas. Namun, penggunaannya tetap diarahkan secara positif agar selaras dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan peserta didik.

MA Putri Nurul Masyithoh Lumajang berharap madrasah dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda perempuan yang cerdas, mandiri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai religius dan akhlak. Melalui konsep pendidikan berbasis akademik dan pesantren, madrasah ingin menghadirkan generasi GEMILANG yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan masa depan mereka sendiri. (Kominfo/Lmj-Imel/Bob)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....