Lima Provinsi Dengan Angka Perceraian Terbanyak
- 26 Mei 2026 14:12 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember : Memutuskan untuk mengakhiri sebuah pernikahan bukanlah perkara mudah; sering kali, perceraian bukanlah tanda menyerah, melainkan sebuah pilihan pahit yang diambil demi kesehatan mental dan kedamaian hidup masing-masing pihak. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik pada bulan Februari 2026 yang bersumber dari Dirjen Badan Peradilan Agama yang berada dibawah Mahkamah Agung.
Dalam data statistik ini juga mencakup beberapa faktor penyebab perceraian yaitu zina, mabuk, madat/narkoba, judi, meninggalkan salah satu pihak, dihukum penjara, poligami, KDRT, cacat badan, perselisihan dan pertengkaran terus menerus, kawin paksa, murtad, dan ekonomi. Berikut ini 5 provinsi di Indonesia dengan angka perceraian tertinggi :
Jawa Barat : Provinsi dengan tingkat perceraian tertinggi adalah Jawa Barat dengan angka mencapai 98.903 perceraian. Faktor perceraian pada provinsi ini didominasi oleh perselisihan dan pertengkaran terus menerus dengan angka 57.845 disusul dengan faktor ekonomi yang mencapai angka 35.564.
Jawa Timur : Provinsi ini menyusul di peringkat kedua dengan jumlah 83.208 perceraian. Faktor. Sama dengan provinsi sebelumnya, faktor yang mendominasi angka perceraian di Jawa Timur yaitu perselisihan dan pertengkaran terus menerus sebanyak 37.708 dan faktor ekonomi sebanyak 35.515.
Jawa Tengah : Masih dengan provinsi di pulai Jawa, provinsi ini memiliki angka perceraian sebanyak 67.500 perceraian dan masih dengan faktor yang sama yaitu perselisihan dan pertengkaran terus menerus sebanyak 36.842 dan faktor ekonomi sebanyak 22.399.
SumateraUtara : Salah satu provinsi di Pulau Sumatera ini memiliki angka perceraian sebanyak 18.844 perceraian dengan faktor tertinggi yaitu perselisihan dan pertengkaran terus menerus sebanyak 17.183 dan faktor meninggalkan salah satu pihak sebanyak 1.027.
Lampung : Provinsi ini memiliki angka sebanyak 16.625 perceraian dengan faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus sebanyak 13.081 disusul dengan faktor ekonomi sebanyak 2.106.
Berdasarkan data statistik yang dirilis dalam laman bps.go.id tersebut, total angka perceraian pada tahun 2025 mencapai 438.168 perceraian. Berikut ini 3 faktor yang paling mempengaruhi perceraian :
Perselisihan dan pertengkaran terus menerus (282.326)
Ekonomi (105.727)
Meninggalkan salah satu pihak (31.029)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....