Organisasi Wanita Didorong Perkuat Peran Sosial dan Kemitraan Pembangunan
- 23 Mei 2026 15:13 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Organisasi wanita didorong untuk memperkuat peran sosialnya sebagai penggerak partisipasi masyarakat sekaligus memperluas kemitraan strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dewan Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, saat memberikan sambutan pada Rapat Pleno GOW Kabupaten Lumajang di Hall Alka Caffe Lumajang, Kamis (21/5/2026).
Dalam sambutannya, Rahayu menilai GOW Kabupaten Lumajang telah aktif menggerakkan potensi organisasi yang tergabung di dalamnya. Menurutnya, organisasi wanita memiliki peran yang tidak terbatas pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.
"Saya mencermati bahwa GOW Kabupaten Lumajang sangat aktif dalam berkegiatan dan dalam upaya menggerakkan potensi dari organisasi yang tergabung di GOW," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa organisasi wanita memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi, sekaligus mendorong partisipasi publik. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.
Menurutnya, penguatan peran organisasi juga perlu dibarengi dengan kerja sama dan komitmen yang kuat antarlembaga agar potensi yang dimiliki dapat bergerak dalam arah yang sama dan memberikan dampak yang lebih luas.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun jaringan dan kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari organisasi lain, stakeholder hingga Pemerintah Daerah. Kemitraan tersebut dinilai dapat meningkatkan efektivitas program kerja, memperkuat sinergisitas, serta mendukung pelaksanaan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Rahayu menilai pembangunan memerlukan keterlibatan banyak pihak karena pemerintah dan organisasi masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi. Pemerintah memiliki fungsi kebijakan dan fasilitasi, sementara organisasi masyarakat memiliki kekuatan pada kedekatan sosial dan pemahaman terhadap kondisi lapangan.
Karena itu, ia berharap forum diskusi bertajuk "Sinergisitas Ormas dengan Pemerintah Daerah" tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan langkah bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Rapat pleno tersebut turut menghadirkan narasumber Ima Rusmawati, S.Pd. dan Nurul Hayati, S.Kep., Ners., MM. yang membahas penguatan sinergisitas organisasi masyarakat dengan pemerintah daerah. (MC Kab. Lumajang/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....