Warna Biru Tentara Napoleon Ternyata Berasal dari Jawa

  • 19 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID - Jember, Siapa sangka, warna biru khas seragam tentara Napoleon Bonaparte ternyata memiliki keterkaitan dengan hasil bumi dari Nusantara, khususnya Pulau Jawa. Di balik kejayaan pasukan Prancis pada abad ke-19, terdapat jejak perdagangan pewarna alami yang berasal dari tanaman nila atau indigo yang banyak dibudidayakan di tanah Jawa.

Dilansir dari laman National Geographic, tanaman nila menjadi salah satu komoditas penting karena menghasilkan pewarna biru alami berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan industri tekstil Eropa pada masa kolonial.

Tanaman nila (Indigofera) telah lama dibudidayakan di berbagai wilayah Nusantara, termasuk di Pulau Jawa. Dari tanaman inilah dihasilkan pewarna biru alami yang digunakan untuk mewarnai kain dan pakaian. Pada abad ke-18 hingga awal abad ke-19, pewarna biru dari Asia menjadi komoditas bernilai tinggi di pasar Eropa karena kualitas warnanya dianggap kuat dan tahan lama.

Warna biru identik dengan seragam tentara Prancis di era Napoleon. Pada masa itu, kebutuhan pewarna tekstil meningkat seiring produksi seragam militer dalam jumlah besar. Sejumlah catatan sejarah perdagangan kolonial menyebut bahwa bahan pewarna alami dari wilayah Asia, termasuk Hindia Belanda (Indonesia saat ini), ikut memasok kebutuhan industri tekstil Eropa.

Pada masa kolonial Belanda, tanaman nila sempat menjadi salah satu hasil perkebunan utama di Jawa. Pewarna alami ini diekspor ke Eropa dan digunakan dalam berbagai kebutuhan industri, termasuk tekstil dan pakaian militer. Industri nila bahkan pernah berkembang pesat sebelum akhirnya tergeser oleh pewarna sintetis pada akhir abad ke-19.

Kisah hubungan antara ladang nila di Jawa dan seragam tentara Eropa menunjukkan bagaimana Nusantara sejak dahulu memiliki peran penting dalam perdagangan global. Meski sering luput dari perhatian, hasil bumi Indonesia ternyata pernah menjadi bagian dari sejarah besar dunia.

Warna biru seragam tentara Napoleon bukan hanya soal identitas militer Prancis, tetapi juga berkaitan dengan rantai perdagangan global yang melibatkan Nusantara. Dari ladang-ladang nila di tanah Jawa, pewarna alami dikirim hingga ke Eropa dan menjadi bagian dari sejarah dunia yang menarik untuk dikenang.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....