Tanggul Sungai Menjangan Jebol, 300 KK di Lumajang Terdampak Banjir
- 15 Mei 2026 10:38 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Senduro, Gucialit, dan Pasrujambe sejak Kamis malam, 14 Mei 2026, memicu banjir genangan di sejumlah titik di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Dampak terparah terjadi di Desa Kutorenon setelah tanggul Sungai Menjangan dilaporkan jebol.
Berdasarkan asesmen Tim Reaksi Cepat BPBD Lumajang, banjir mulai merendam permukiman warga pada Jumat dini hari, 15 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WIB. Air masuk ke kawasan Gang Kemiri, Dusun Biting I, dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, mengatakan debit air di Dam Kedungsangku meningkat sangat cepat hingga meluap ke permukiman warga.
“Pukul 00.30 WIB limpasan air mencapai 200 sentimeter, kemudian naik menjadi 300 sentimeter pada pukul 00.40 WIB dan mulai meluber ke rumah warga,” ujarnya.
Data sementara BPBD mencatat sedikitnya 300 kepala keluarga di Dusun Biting RW 08, 09, dan 10 terdampak banjir. Empat warga dievakuasi ke Puskesmas Sukodono untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain di Dusun Biting, banjir juga merendam sejumlah wilayah lain di Desa Kutorenon. Di Gang Kemiri RT 04 RW 08, tinggi air berkisar antara 50 hingga 120 sentimeter. Sedangkan di Dusun Krajan II RT 04 RW 05, genangan mencapai 10 hingga 100 sentimeter.
Banjir turut terjadi di Jalan Musi, Dusun Sekarputih RT 01 RW 01 Desa Sumberejo dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Air sempat masuk ke enam halaman rumah warga sebelum akhirnya berangsur surut.
Tidak hanya permukiman, sektor pertanian dan peternakan warga juga terdampak. Hingga kini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang masih melakukan pendataan kerusakan.
BPBD menyebut banjir dipicu dua faktor utama, yakni hujan deras berdurasi panjang di wilayah hulu serta jebolnya tanggul Sungai Menjangan di Desa Kutorenon.
Untuk penanganan darurat, BPBD bersama tim gabungan langsung melakukan asesmen, evakuasi, dan distribusi bantuan. Sejumlah instansi terlibat dalam penanganan, di antaranya BPBD, Koramil 0821/02 Sukodono, Polsek Sukodono, Dinas Sosial P3A, PSC 119, Dinas PUTR, Satpol PP, FAJI Lumajang, hingga relawan Bintang Timur Rescue.
“Hingga pagi tadi warga telah melakukan evakuasi mandiri dan memindahkan ternak ke tempat aman. Kami juga telah menyalurkan bantuan makanan siap saji, lauk pauk, dan tambahan gizi sebanyak 360 kaleng,” kata Isnugroho.
BPBD menyebut kebutuhan mendesak saat ini meliputi makanan, air mineral, dan rumput untuk pakan ternak warga terdampak.
Hingga Jumat pagi, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan pembersihan material sisa banjir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....