Warga Puger Blokade Jalan, Tolak Truk Besar Melintas
- 07 Apr 2026 19:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Warga Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menggelar aksi protes dengan memblokade jalan raya pada Selasa, 7 April 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana operasional kendaraan besar yang melintas di kawasan tersebut.
Aksi yang melibatkan warga Dusun Sadengan, Kasiyan Timur, dan Grenden ini dipicu ketidakpuasan terhadap hasil pertemuan sebelumnya antara warga, Pemerintah Kabupaten Jember, Polres, serta pihak manajemen pabrik semen Imasco.
Perwakilan warga, Ahmad Sujai, mengatakan masyarakat menolak rencana normalisasi operasional kendaraan besar yang akan diberlakukan selama 24 jam setelah perbaikan jalan selesai.
“Kesepakatan sebelumnya pada 28 April 2025 menyebutkan kendaraan besar tidak boleh beroperasi pukul 06.00 hingga 16.00 WIB karena merupakan jam padat aktivitas anak sekolah,” ujar Sujai, Selasa, 7 April 2026.
Menurutnya, pada jam tersebut aktivitas pelajar mulai dari TK hingga SMA, termasuk kegiatan pendidikan keagamaan, cukup tinggi sehingga jalan menjadi padat dan berisiko terjadi kecelakaan.
Aksi blokade jalan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga sore hari. Dalam aksi tersebut, warga juga melarang truk trailer melintas karena dinilai berdampak pada sopir truk pengangkut lokal yang kehilangan pekerjaan.
“Selama ini banyak sopir truk pengimbal menganggur karena truk trailer masuk. Mereka juga ikut dalam aksi protes hari ini,” katanya.
Meski demikian, warga menegaskan tidak menolak keberadaan pabrik semen di wilayah Puger. Namun, mereka menginginkan adanya pengaturan operasional kendaraan besar demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami tidak melarang pabrik beroperasi, tetapi kami juga butuh keamanan dan keselamatan. Kalau jalan dipenuhi kendaraan besar, potensi kecelakaan sangat tinggi,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat meninjau kembali kebijakan operasional kendaraan berat serta tetap mengacu pada kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....