Operasi Ketupat: Sopir Bus Wajib Bebas Doping dan Alkohol

  • 18 Mar 2026 15:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang – Satlantas Polres Lumajang mengingatkan para sopir bus untuk tidak mengonsumsi doping maupun alkohol selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Imbauan ini disampaikan dalam rangka mendukung keselamatan penumpang dan kelancaran lalu lintas, Selasa, 17 Maret 2026.

Edukasi dilakukan oleh Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang di Terminal Menak Koncar, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026 yang bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif.

Petugas memberikan sosialisasi langsung kepada sopir dan penumpang di dalam bus terkait pentingnya keselamatan berkendara. Selain itu, pengemudi juga diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik.

Anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Aiptu Rima Mayangga R, mengatakan sopir bus wajib menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan di jalan.

“Kami mengingatkan para sopir untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak melawan arus, tidak menerobos marka jalan, serta tidak mengemudi dengan kecepatan tinggi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun penumpang,” ujar Rima, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menegaskan, penggunaan doping, minuman keras, maupun narkoba sangat berbahaya bagi keselamatan berkendara. Oleh karena itu, sopir diminta beristirahat jika merasa lelah saat perjalanan.

“Sopir dilarang mengonsumsi minuman keras maupun narkoba saat mengemudi, dan wajib beristirahat jika merasa lelah. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Selain sosialisasi, petugas juga membagikan brosur imbauan tertib berlalu lintas kepada sopir dan penumpang. Upaya ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan meminimalisasi kecelakaan selama musim mudik.

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Khususnya bagi pengemudi angkutan umum yang membawa banyak penumpang.

“Kami terus mengintensifkan kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para pengemudi angkutan umum. Harapannya, kesadaran akan keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan,” ujar Yulian.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik. Dengan disiplin bersama, diharapkan tercipta perjalanan yang aman dan nyaman.

“Dengan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kami berharap tercipta Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....