Migrant CARE Desak Perlindungan PMI Konflik Timur Tengah
- 03 Mar 2026 22:54 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember — Migrant CARE Jember merespons situasi konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah dengan melakukan serangkaian langkah konsolidasi dan advokasi untuk memastikan keselamatan pekerja migran Indonesia (PMI), khususnya asal Jember.
Koordinator Migrant CARE Jember, Bambang Teguh K, mengatakan langkah pertama yang dilakukan adalah konsolidasi internal untuk memverifikasi dan memperbarui informasi terkait PMI yang saat ini bekerja di negara-negara Timur Tengah. Konsolidasi juga dilakukan hingga tingkat wilayah, termasuk penelusuran di 10 desa dampingan jaringan Desbumi
“Kami sedang memastikan kembali apakah ada warga dari desa-desa dampingan kami yang berada di Timur Tengah. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pekerja migran di tengah situasi perang yang sangat tidak menguntungkan,” ujar Bambang Selasa, 3 Maret 2026.
Langkah kedua, lanjut Bambang, Migrant CARE mendorong pemerintah Indonesia agar segera mengambil tindakan-tindakan preventif dan responsif yang berlandaskan prinsip kemanusiaan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi dampak konflik, terutama bagi PMI asal Jember.
“Kami meminta agar negara hadir dengan kebijakan yang tidak bias dan menempatkan perlindungan hak asasi manusia sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Selain itu, Migrant CARE Jember juga menyoroti pentingnya akurasi dan pembaruan data keberangkatan PMI ke Timur Tengah. Data yang mutakhir dan terdistribusi dengan baik kepada para pemangku kebijakan dinilai krusial untuk membangun sinergi penanganan dan perlindungan PMI.
Berdasarkan data KP2MI per 1 Maret, jumlah PMI di kawasan Timur Tengah tercatat cukup besar. PMI di Arab Saudi mencapai 472.886 orang, Uni Emirat Arab 181.707 orang, Qatar 77.705 orang, Oman 63.425 orang, Kuwait 28.614 orang, dan Bahrain 27.133 orang.
Sementara itu, PMI asal Jember hingga Maret tercatat sebanyak 41.701 orang. Dari jumlah tersebut, 35.887 orang bekerja di kawasan Asia dan Afrika, 5.581 orang di Eropa dan Timur Tengah, serta 233 orang di kawasan Amerika dan Pasifik.
Migrant CARE Jember menegaskan komitmennya untuk terus mengawal keselamatan dan pemenuhan hak-hak PMI di tengah situasi global yang kian tidak menentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....