Emil Dardak Soroti Ekoteologi dalam Momen Kajian Ramadan

  • 22 Feb 2026 22:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember — Universitas Muhammadiyah (UM) Jember dipercaya menjadi tuan rumah Kajian Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur pada Sabtu–Minggu, 21–22 Februari 2026.

Kegiatan tingkat wilayah ini diproyeksikan diikuti sekitar 1.560 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur, terdiri atas unsur pimpinan Muhammadiyah, organisasi otonom, amal usaha, hingga akademisi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran ekologi yang terintegrasi dengan nilai keagamaan atau yang disebutnya sebagai ekoteologi

Menurutnya, persoalan lingkungan kerap dianggap sebagai hal sambil lalu, bahkan hanya sebatas amal, padahal dampaknya sangat nyata terhadap keberlangsungan hidup dan perekonomian masyarakat.

Ia mencontohkan kondisi jalur Gumitir yang menjadi penghubung strategis antara Jember dan Banyuwangi. Ketika terjadi longsor dan perbaikan jalur, dampaknya tidak hanya pada mobilitas warga, tetapi juga pada kelancaran distribusi ekonomi hingga arus penyeberangan ke Bali.

“Ekologi ini bukan sekadar isu lingkungan. Ini menyangkut ekonomi, keselamatan jiwa, dan keberlanjutan kita bersama,” ujar Emil Sabtu, 21 Februari 2026.

Lebih lanjut, Emil menekankan bahwa sebagai negara Pancasila, nilai Ketuhanan Yang Maha Esa tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab menjaga ciptaan Tuhan. Ia menilai, pengamalan agama sejatinya adalah bagaimana manusia mencintai dan merawat anugerah terbaik yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala, termasuk bumi dan seluruh ekosistemnya.

Kajian Ramadan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum penguatan spiritual di bulan suci, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan untuk menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan melalui perspektif Islam berkemajuan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....