Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Sasar Warga Terpencil
- 12 Feb 2026 04:21 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersiap meluncurkan layanan Home Care, untuk memperluas akses kesehatan hingga ke wilayah terpencil.
Program ini menjadi upaya strategis menjawab keterbatasan layanan medis yang selama ini kerap dialami masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Bentang wilayah Jember yang luas dengan banyak daerah perdesaan, jarak tempuh jauh ke puskesmas atau rumah sakit, serta keterbatasan transportasi dan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri.
Kondisi tersebut kerap membuat ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, hingga warga kurang mampu terlambat memperoleh penanganan medis.
Melalui layanan Home Care, tenaga kesehatan akan mendatangi langsung warga ke rumah untuk memberikan pemeriksaan dan pendampingan.
Program ini diharapkan mampu mendeteksi lebih dini risiko kesehatan seperti preeklamsia pada ibu hamil, gangguan tumbuh kembang anak, hingga kasus gizi buruk yang selama ini kerap terlambat tertangani.
Selain pelayanan medis, tim Home Care juga memberikan edukasi dan konsultasi kepada keluarga terkait gizi seimbang, perawatan ibu dan anak, serta pencegahan penyakit.
Ini diharapkan tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga promotif dan preventif. Program ini diprioritaskan bagi ibu hamil, bersalin, dan nifas, bayi dan balita dengan masalah kesehatan atau berisiko stunting.
Kemudian juga untuk lansia dengan keterbatasan aktivitas atau penyakit kronis, penyandang disabilitas, serta warga yang berdasarkan hasil skrining membutuhkan pelayanan di rumah.
Pemkab Jember menargetkan layanan ini berkontribusi dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta angka stunting, sekaligus mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
Dukungan terhadap program tersebut datang dari DPRD Jember. Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Home Care.
“Pelaksanaannya harus menjangkau daerah terpencil. Layanan ini harus mampu menjangkau wilayah paling dalam, termasuk Bandealit dan daerah terpencil lainnya,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, Home Care tidak boleh hanya difokuskan pada wilayah yang mudah dijangkau. Tapi justru diprioritaskan bagi kawasan yang selama ini minim akses kesehatan.
“Kami di Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan sangat mendukung program ini, dengan catatan agar diprioritaskan untuk wilayah terpencil,” tegasnya.
Ia juga berharap program tersebut terus dikembangkan, termasuk pada aspek pelayanan gizi ibu dan anak serta pendampingan bagi keluarga kurang mampu.
“Ini merupakan bentuk layanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan upaya penguatan layanan kesehatan dasar di daerah,” tambahnya.
Peluncuran layanan Home Care diharapkan menjadi salah satu program unggulan Pemkab Jember dalam mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....