Asal Mula Penghargaan Nobel Dunia

  • 31 Des 2025 11:01 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Penghargaan Nobel yang kini dikenal sebagai simbol prestasi tertinggi dunia ternyata berawal dari rasa penyesalan seorang ilmuwan sekaligus pengusaha asal Swedia, Alfred Nobel. Nobel adalah penemu dinamit dan pemilik ratusan paten, namun warisannya sempat dipandang negatif karena temuannya banyak digunakan dalam peperangan.

Dilansir dari nobelprize.org, kisah bermula pada tahun 1888, ketika sebuah surat kabar Prancis keliru memberitakan kematian Alfred Nobel. Dalam berita tersebut, Nobel disebut sebagai “pedagang kematian karena dinamit ciptaannya dianggap mempercepat pembunuhan massal di medan perang. Membaca kabar tersebut, Nobel merasa terpukul dan mulai merenungkan bagaimana dunia akan mengingat namanya setelah meninggal.

Perasaan inilah yang mendorong Alfred Nobel menulis surat wasiat pada tahun 1895, setahun sebelum wafatnya. Dalam wasiat tersebut, ia menyatakan bahwa sebagian besar kekayaannya harus digunakan untuk mendirikan serangkaian penghargaan bagi orang-orang yang memberikan manfaat terbesar bagi umat manusia, tanpa memandang kebangsaan.

Hadiah Nobel pertama kali dianugerahkan pada tahun 1901, mencakup lima bidang utama, yakni Fisika, Kimia, Kedokteran, Sastra, dan Perdamaian. Penghargaan Nobel Perdamaian memiliki keunikan karena diserahkan oleh Komite Nobel Norwegia, sementara penghargaan lainnya dianugerahkan di Swedia, sesuai dengan wasiat Nobel.

Seiring perkembangan zaman, Nobel Ekonomi kemudian ditambahkan pada tahun 1968 oleh Bank Sentral Swedia sebagai penghargaan tambahan, meski secara teknis bukan bagian dari Nobel asli. Hingga kini, Nobel tetap menjadi simbol dedikasi, inovasi, dan kontribusi luar biasa bagi peradaban manusia, sesuai dengan visi awal Alfred Nobel untuk meninggalkan warisan yang membawa kebaikan bagi dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....