Jagorawi, Tol Pertama Indonesia Diresmikan Maret 1978
- 15 Des 2025 20:40 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Keberadaan jalan tol kini menjadi nadi utama transportasi di Indonesia, menghubungkan berbagai kota dari ujung barat hingga timur. Namun, di balik masifnya pembangunan infrastruktur ini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sejarah awal serta asal-usul istilah "tol" yang sebenarnya.
Dilansir dari berbagai sumber, sejarah jalan bebas hambatan di Tanah Air resmi dimulai pada era pemerintahan Presiden Soeharto. Tepat pada tanggal 9 Maret 1978, Presiden Soeharto meresmikan Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi, atau yang lebih dikenal sebagai Tol Jagorawi. Ruas sepanjang 59 kilometer ini mencatatkan diri sebagai jalan tol pertama yang beroperasi di Indonesia, sekaligus menjadi standar pembangunan jalan raya modern pada masanya.
Pembangunan Tol Jagorawi tidak lepas dari pembentukan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini didirikan pada 1 Maret 1978, hanya beberapa hari sebelum peresmian Jagorawi, untuk bertugas sebagai operator pengelola. Kala itu, pembiayaan pembangunan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta pinjaman luar negeri yang kemudian dikonversi menjadi penyertaan modal pemerintah.
Selain sejarah fisik, aspek kebahasaan mengenai istilah "tol" juga menarik untuk diluruskan. Hingga kini, beredar mitos populer bahwa kata "TOL" merupakan singkatan dari bahasa Inggris Tax On Location. Faktanya, anggapan tersebut keliru. Menurut literatur sejarah dan bahasa, kata "tol" diserap dari bahasa Belanda, tol (yang berkerabat dengan kata toll dalam bahasa Inggris), yang bermakna pajak atau upeti yang dikenakan untuk hak melintas di jembatan atau jalan tertentu.
Kini, setelah lebih dari empat dekade sejak Jagorawi beroperasi, infrastruktur jalan tol di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan. Pembangunan tidak lagi hanya terpusat di Jawa, melainkan telah meluas hingga Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Sistem pembayaran pun telah berevolusi dari transaksi tunai manual menjadi sistem nirkontak (cashless) yang efisien, menandai kemajuan peradaban transportasi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....