Jangan Simpan Bensin Sembarangan: Ini Bahayanya

  • 10 Des 2025 13:45 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Bensin memang sering disimpan dalam jeriken oleh sebagian orang tetapi otoritas keamanan serta lembaga keselamatan memperingatkan bahwa penyimpanan bahan bakar ini berpotensi membahayakan jika tidak dilakukan dengan benar.

Menurut pedoman dari Consumer Product Safety Commission (CPSC), banyak kasus kebakaran rumah dan ledakan disebabkan oleh penyimpanan bensin dalam wadah tidak tepat seperti jeriken non-safety, botol plastik bekas, atau wadah rumah tangga umum. Vapornya sangat mudah terbakar bahkan sekadar percikan api kecil, rokok, atau mesin kendaraan bisa memicu ledakan.

Untuk menyimpan bensin secara relatif lebih aman, wadah harus memenuhi standar khusus dan terbuat dari bahan yang kompatibel (misalnya HDPE atau baja khusus BBM), memiliki ventilasi atau katup pengaman, serta dalam kondisi baik tanpa retak atau bocor. Jeriken plastik biasa, terutama yang awalnya untuk air atau minyak goreng sangat tidak disarankan karena bisa larut atau rusak akibat kontak dengan bensin.

Lokasi penyimpanan juga sangat penting, bensin harus disimpan di area yang berventilasi baik, sejuk, jauh dari api, sumber panas, atau sumber percikan seperti kompor, mesin, atau alat listrik. Wadah harus selalu tertutup rapat dan jauh dari jangkauan anak atau hewan.

Selain bahaya kebakaran dan ledakan, bensin juga mengandung senyawa kimia beracun seperti benzena dan uapnya dapat berdampak buruk pada kesehatan bila terhirup dalam ruang tertutup. Oleh karena itu, banyak organisasi keselamatan menyarankan agar bensin hanya disimpan “jika benar-benar dibutuhkan” dan dalam jumlah minimal, bukan sebagai stok berlebihan di rumah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....