Jejak Piramida Kuno di Tanah Nusantara
- 29 Jul 2025 07:25 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Indonesia sesungguhnya menyimpan beberapa struktur kuno yang menyerupai piramida, meski bentuknya berbeda dari piramida Giza Mesir. Struktur ini dikenal sebagai punden berundak, terdiri atas teras batu yang mengerucut ke atas dan sering dikaitkan dengan tujuan ritual atau spiritual.
Situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat merupakan yang paling terkenal. Dengan lima teras berundak dan ribuan batu andesit berkolom, struktur ini diyakini berusia hingga 5.200 SM atau lebih dari 27.000 tahun oleh beberapa penelitian terbaru, menjadikannya situs piramida manusia tertua di dunia, meski klaim ini menuai kritik dari para ahli lain.
Candi Sukuh di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah adalah contoh lain. Dibangun sekitar abad ke-15 oleh penganut Hindu Tantrayana, candi ini memiliki struktur punden tiga teras yang menyerupai piramida Maya atau Inca. Arsitekturnya yang trapesium dan relief erotis membuatnya unik dan mudah dikenali.
Selain itu, situs megalitik di Banten seperti Lebak Cibedug juga menampilkan piramida berundak. Situs ini memiliki sembilan teras bertingkat lengkap dengan menhir dan altar batu, digunakan sebagai lokasi sakral oleh masyarakat lokal sejak zaman prasejarah.
Candi Kethek di lereng Gunung Lawu, juga di Karanganyar, merupakan piramida kecil dengan tujuh teras bertingkat. Dibangun dalam periode Majapahit (abad ke-15–16), candi ini menunjukkan kehadiran desain piramida dalam konteks keagamaan Hindu-Jawa yang cukup tua.
Keseluruhan situs ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki warisan arsitektur piramida, meskipun dalam bentuk punden berundak yang mencerminkan kemajuan teknis dan spiritual masyarakat masa lalu. Model ini berbeda dari piramida salur aktual, namun tetap menunjukkan fungsi serupa sebagai pusat ritual, simbol kosmologis, dan lambang kekuasaan lokal yang telah erat terintegrasi dengan lanskap Nusantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....