Kepala Bakom RI Qodari Luncurkan Radio Komunitas Koperasi Merah Putih

  • 22 Jul 2026 18:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, meluncurkan Radio Komunitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Banyuwangi, Rabu 22 Juli 2026. Radio berbasis streaming tersebut diharapkan menjadi media penyebaran informasi koperasi, termasuk perkembangan layanan, harga kebutuhan pokok, dan ketersediaan barang bagi masyarakat.

Peluncuran radio yang diinisiasi Asosiasi KDKMP Banyuwangi itu dirangkai dengan pengukuhan pengurus asosiasi serta diskusi publik dalam rangka Hari Koperasi Nasional 2026. Radio tersebut dapat diakses secara daring melalui laman www.radiomerahputih.com.

Qodari mengatakan radio komunitas tersebut diharapkan menjadi media komunikasi antara pengurus koperasi dan masyarakat. Selain menyampaikan informasi kegiatan koperasi, radio juga dapat memberikan informasi harga dan stok barang yang tersedia di KDKMP.

"Ini radio komunitas yang diharapkan menjadi medium pertukaran, bukan hanya bagi pengurus, tetapi juga masyarakat agar bisa mengikuti perkembangan kegiatan koperasi," ujar Qodari, Rabu 22 Juli 2026.

Menurut Qodari, pemerintah juga akan mengkaji pengembangan Radio Merah Putih agar inovasi tersebut dapat diterapkan di daerah lain. Dalam diskusi bersama pengurus koperasi, ia juga menerima berbagai masukan, di antaranya terkait kelancaran distribusi barang bersubsidi dan percepatan pembangunan KDKMP.

Sementara itu, Ketua Asosiasi KDKMP Banyuwangi, Imam Maskun, mengatakan Radio Merah Putih dirancang sebagai ruang pelayanan informasi sekaligus media komunikasi antara koperasi dan masyarakat. Informasi harga kebutuhan pokok akan diperbarui setiap hari sehingga dapat menjadi referensi bagi masyarakat.

"Radio ini menjadi sarana penyampaian informasi, termasuk harga kebutuhan pokok yang diperbarui setiap hari sehingga masyarakat dapat memperoleh referensi harga secara mudah," kata Imam.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencatat dari 217 desa dan kelurahan, sebanyak 17 KDKMP telah beroperasi, 136 koperasi sedang dalam proses pembangunan dan telah memiliki akta pendirian, sedangkan 61 koperasi lainnya telah menyelesaikan pembangunan fisik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....