Banyuwangi Surplus Pangan, Produksi Padi-Jagung Naik Signifikan

  • 11 Nov 2025 20:58 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Kabupaten Banyuwangi mencatat capaian positif di sektor pangan. Sepanjang 2025, produksi padi dan jagung mengalami surplus signifikan, menunjukkan kemandirian daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Dari data Dinas Pertanian Banyuwangi, ketersediaan beras Januari–Oktober 2025 mencapai 464.844,63 ton, naik dari 432.016,98 ton pada periode yang sama tahun lalu. Dengan kebutuhan konsumsi beras hanya 136.542,26 ton, Banyuwangi mencatat surplus 328.302 ton beras.

Sementara produksi jagung meningkat dari 181.332,54 ton pada 2024 menjadi 208.673,70 ton pada 2025. Dengan kebutuhan 58.206,07 ton, Banyuwangi memiliki surplus jagung hingga 150.467 ton, atau naik hampir 27 ribu ton dibanding tahun sebelumnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor, mulai dari petani, Pemkab, TNI-Polri, hingga mitra kerja.

“Ini bukti sinergi semua pihak. Semua bahu-membahu dan bergotong-royong untuk mendukung serta menyukseskan swasembada pangan Bapak Presiden. Terima kasih TNI, Polri, HKTI, seluruh mitra, dan para petani. Semua ini tercapai berkat kerja keras bersama,” ujar Bupati Ipuk.

Dewan Pembina HKTI Jawa Timur Jenderal (Purn) Badrodin Haiti menilai gerakan pertanian Banyuwangi sejalan dengan visi nasional mewujudkan kedaulatan pangan yang mandiri dan berkeadilan.

“Pemerintah pusat tengah memperkuat program strategis untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup. Ini program pro-kerakyatan dan patut kita dukung bersama. HKTI hadir untuk memperjuangkan kesejahteraan petani,” kata Kapolri periode 2015–2016 ini.

Di Banyuwangi, lahan pertanian padi telah tertanam 6.339 hektare, melebihi target 6.294 hektare. Sedangkan lahan jagung tertanam 300 hektare dari target 697 hektare. Untuk lahan pesantren, dari target 25 hektare sudah tertanam 20 hektare, sementara lahan kehutanan sosial mencapai 82 hektare dari target 495 hektare. Ke depan, akan ada tambahan 50 hektare lahan jagung baru di kawasan Green Farm, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....