Mensos Saifullah Yusuf Tinjau Sekolah Rakyat Muncar Banyuwangi
- 03 Okt 2025 18:13 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SR) 46 di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar, Jumat (3/10/2025). Kehadiran pria yang akrab disapa Gus Ipul ini disambut hangat para siswa dan orang tua, menciptakan suasana haru sekaligus bahagia.
Sekolah Rakyat yang baru diresmikan pada 30 September lalu kini sudah berjalan tiga hari. Dalam kunjungannya, Gus Ipul didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk melihat langsung proses belajar para siswa.
Di hadapan 73 wali murid, Gus Ipul menjelaskan berbagai fasilitas yang diberikan di Sekolah Rakyat, mulai dari pembelajaran akademik, penguatan kedisiplinan, pendidikan karakter, pemetaan bakat (talent mapping), hingga pemeriksaan kesehatan rutin. Siswa juga mendapat makan tiga kali sehari, dua kali camilan, perlengkapan sekolah, delapan pasang seragam, peralatan tulis, serta laptop.
Menurut Gus Ipul, saat ini masih ada lebih dari 4 juta anak di Indonesia yang tidak bersekolah karena faktor ekonomi. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jawaban atas persoalan tersebut.
“Sekolah Rakyat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi. Harapan Presiden dan kita semua, dengan pendidikan yang baik mereka bisa meraih masa depan yang lebih baik,” kata Gus Ipul, Jum'at (3/10/2025).
Keharuan semakin terasa ketika sejumlah orang tua siswa menyampaikan kesan. Komariyah, orang tua tunggal yang berjualan sayur mayur, mengaku lega putrinya bisa bersekolah di SR jenjang SMA.
“Alhamdulillah, saya lega dan bersyukur. Semoga anak saya bisa punya kehidupan yang lebih baik dari saya,” ujar Komariyah.
Begitu juga Nur Wahidah (50), ibu tunanetra yang anaknya kini duduk di kelas 5 SR Muncar. Ia berterima kasih kepada Presiden Prabowo atas program ini.
“Semoga anak saya bisa maju dan sukses. Harus lebih dari ibunya,” ucapnya sambil terisak. Isak tangis Nur pun diikuti anaknya, Rehan Meizi.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memastikan pemerintah daerah siap mendukung keberlangsungan program. Pemkab bahkan telah menyiapkan lahan seluas 6–7 hektare untuk pembangunan gedung SR permanen di Kecamatan Muncar.
“Pak Mensos sudah menyampaikan kalau SR permanen di Banyuwangi menjadi prioritas pembangunan tahun depan. Lahannya sudah kami siapkan dan kami ajukan ke Kemensos,” ungkap Bupati Ipuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....