Banyuwangi Tambah Sekolah Rakyat dengan Sarana Memadai

  • 01 Okt 2025 18:20 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Kabupaten Banyuwangi kembali menambah Sekolah Rakyat Terintegrasi dengan fasilitas lengkap yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 itu berada di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar, dan resmi dibuka pada Selasa (30/9/2025).

Peresmian sekolah sekaligus menandai dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir langsung dan mengungkapkan harapannya agar sekolah baru tersebut menjadi tempat belajar yang nyaman bagi anak-anak penerima manfaat.

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat di Muncar sudah bisa berjalan mulai hari ini. Semoga menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” kata Bupati Ipuk, Selasa (30/9/2025).

Bangunan sekolah berdiri di lahan seluas 2.500 meter persegi dengan bentuk huruf L setinggi tiga lantai. Fasilitasnya mencakup 50 kamar tidur, empat ruang kelas, ruang guru, kantin, dapur, ruang makan, laboratorium IPA, laboratorium komputer, dan berbagai ruang pendukung lain.

Kepala Sekolah Rakyat Muncar, Winarno, mengatakan sekolah ini mampu menampung hingga 100 siswa, dengan kapasitas dua siswa per kamar. Saat ini, sudah ada 73 siswa yang terdaftar, terdiri dari 50 siswa SD dan 23 siswa SMA.

“Semua fasilitas belajar sudah lengkap, bahkan dilengkapi pendingin ruangan agar anak-anak lebih nyaman, baik saat belajar maupun beristirahat,” Winarno.

Selain sarana pendidikan, aspek gizi siswa juga diprioritaskan. Setiap hari mereka mendapat tiga kali makan dan dua kali kudapan. Tenaga pendidik yang mendampingi terdiri atas 22 guru, 10 wali asuh, dan 4 wali asrama.

“Prioritas kami adalah memastikan anak-anak tumbuh sehat, nutrisinya terpenuhi, dan berkembang sesuai potensi maksimalnya,” kata Winarno.

Sekolah Rakyat Muncar menjadi pelengkap dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 yang lebih dulu berdiri di Desa Licin. Kehadirannya semakin memperluas akses pendidikan gratis berformat asrama di Banyuwangi, bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang seluruh biayanya ditanggung negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....