ASDP Imbau Hindari Puncak Arus Balik 26–29 Maret
- 24 Mar 2026 22:20 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi kepadatan di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.
Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan pengguna jasa diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan agar tidak menumpuk pada periode puncak. Ia menegaskan, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan secara terukur dan siap diterapkan sewaktu-waktu jika terjadi lonjakan kendaraan maupun cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 26 hingga 29 Maret 2026,” ujar Yossianis, Senin, 23 Maret 2026.
Dalam skenario kepadatan, ASDP bersama KSOP, BPTD, dan Kepolisian akan menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB). Skema ini memungkinkan kapal langsung kembali beroperasi tanpa menunggu muatan penuh guna mempercepat penguraian antrean.
Selain itu, kendaraan akan diarahkan ke sejumlah buffer zone seperti kawasan Bulusan dan Grand Watudodol. Buffer zone tersebut memiliki kapasitas sekitar 900 kendaraan untuk mobil pribadi dan bus, sementara kendaraan logistik dialihkan ke Terminal Sritanjung, PT Pusri, dan Pelindo Tanjung Wangi dengan kapasitas sekitar 600 unit.
Dari sisi armada, ASDP menyiapkan 55 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk dengan produksi harian 28 hingga 32 kapal, menyesuaikan kondisi arus Normal, Padat, hingga Sangat Padat.
ASDP juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy atau laman resmi sejak jauh hari, mengingat tiket sudah dapat dipesan hingga 60 hari sebelum keberangkatan.
Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam pada H+1 atau Senin, 23 Maret 2026, tercatat total penumpang mencapai 38.212 orang atau naik 0,7 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara total kendaraan mencapai 11.571 unit atau meningkat 10,5 persen.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, memastikan kesiapan operasional terus dioptimalkan di lapangan. Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk menjaga arus penyeberangan tetap lancar, aman, dan terkendali selama periode arus balik Lebaran.
“Kami memastikan kesiapan operasional berjalan maksimal, mulai dari pengaturan arus kendaraan di buffer zone hingga percepatan layanan bongkar muat kapal,” ujar Arief.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....