35 Kapal dan Skema TBB Kunci Urai Kemacetan Gilimanuk sebelum Nyepi

  • 19 Mar 2026 17:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengerahkan sebanyak 35 kapal dan menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) untuk mengurai antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk menjelang penutupan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi, Rabu, 18 Maret 2026.

Langkah tersebut terbukti efektif menekan kepadatan yang sebelumnya sempat mengular panjang. Hingga Rabu malam, antrean kendaraan berhasil terurai hingga nol kilometer dan tidak lagi terlihat di area tollgate pelabuhan.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, mengatakan optimalisasi operasional menjadi kunci dalam percepatan penguraian antrean. Dalam skema TBB, kapal yang tiba hanya melakukan bongkar muatan tanpa proses muat kembali, kemudian langsung berlayar untuk mengangkut kendaraan berikutnya. Pola ini dinilai mampu meningkatkan frekuensi layanan dalam waktu singkat.

“Pengoperasian kapal secara maksimal serta penerapan skema TBB mampu mempercepat proses bongkar muat, sehingga antrean kendaraan dapat ditekan secara signifikan,” ujar Yossianis, Kamis, 19 Maret 2026.

Selain itu, ASDP juga memanfaatkan buffer zone secara maksimal untuk menampung kendaraan sebelum masuk ke area pelabuhan. Pengaturan ini membuat arus kendaraan menjadi lebih tertib dan terukur.

Sejumlah langkah lain turut diterapkan, seperti penambahan kapal perbantuan serta rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan pelabuhan. Sinergi antara ASDP, Kementerian Perhubungan, kepolisian, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam kelancaran penguraian antrean.

Di sisi lain, lonjakan kendaraan yang mencapai lebih dari 40 persen menjelang penutupan lintasan turut memberikan tekanan besar terhadap kapasitas layanan. Namun dengan strategi yang diterapkan, kondisi arus kendaraan kini berangsur stabil.

Data Posko Gilimanuk mencatat pada Rabu, 18 Maret 2026 jumlah penumpang mencapai 74.213 orang Sementara total kendaraan mencapai 23.555.

ASDP memastikan akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna menjaga stabilitas layanan, khususnya menjelang arus balik Lebaran. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....