Jalur Pantura Landai Menjelang Lebaran 1447 Hijriah
- 19 Mar 2026 08:11 WIB
- Jember
RRI.CO ID, Situbondo - Menjelang Lebaran 1447 Hijriah, jalur pantura Situbondo, Jawa Timur, terpantau landai. Volume kendaraan menurun signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
"Memang diprediksi, hari ini akan lebih landai karena puncak arus mudik sudah terjadi Rabu (18/3/2026) kemarin," ujar Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, Kamis (19/3/2026).
Nanang Hendra menjelaskan bahwa penutupan sementara Pelabuhan Gilimanuk Bali tujuan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menjadi salah satu pemicu melandainya jalur pantura Situbondo.
"Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang ditutup sementara mulai tanggal 18 - 20 Maret 2026 karena Hari Raya Nyepi. Kondisi ini juga yang menyebabkan pantura melandai," bebernya.
Selain itu, masyarakat banyak yang melakukan mudik awal yakni sejak 14 Maret 2026, sehingga saat mendekati Lebaran, arus mudik tidak begitu signifikan bahkan melandai.
"Mulai 14 Maret, masyarakat sudah mudik lebih awal sehingga saat menjelang Lebaran, sudah landai karena banyak pemudik yang sudah pulang kampung," terangnya.
Sejumlah titik jalur pantura yang diprediksi dan diantisipasi akan mengalami kepadatan bahkan kemacetan, tidak terjadi, karena banyak masyarakat yang memilih mudik awal.
"Kami telah menyediakan tiga buffer zone atau zona penyangga untuk mengurai kemacetan yang diprediksi terjadi, tapi ternyata jalur pantura aman terkendali," ujarnya.
Tiga lokasi zona penyangga yang difungsikan sebagai kantong parkir untuk mengurai antrean panjang di antaranya, di kawasan Hutan Baluran, di area Bajul Mati, Pabrik Gula (PG) Asembagus dan PG Panji.
"Jalur Baluran yang berpotensi terjadi kepadatan bahkan kemacetan, ternyata lancar, termasuk juga di jalur exit tol Prosiwangi, ternyata aman tidak ada kepadatan bahkan kemacetan," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....