Menjelang Penutupan Nyepi, Antrean KEmdaraan di Gilimanuk Masuk Buffer Zone

  • 18 Mar 2026 22:16 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk berhasil terurai jelang penutupan layanan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi, Rabu, 18 Maret 2026. Seluruh kendaraan kini telah masuk dan terkendali di dalam area buffer zone.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, tidak lagi ditemukan antrean kendaraan di luar kawasan pelabuhan sejak sore hari. Arus kendaraan yang sebelumnya mengular kini telah tertata dan terdistribusi dengan baik di dalam buffer zone.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, mengatakan kondisi ini merupakan hasil dari upaya intensif berbagai pihak dalam mengurai kepadatan secara bertahap. Ia optimis seluruh kendaraan bisa disebrangkan ke Ketapang, sebelum penutupan pelabuhan.

“Penguraian antrean ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari optimalisasi operasional kapal, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami memastikan layanan terus berjalan optimal agar pengguna jasa dapat terlayani dengan baik,” ujar Yossianis.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, memastikan seluruh kendaraan kini telah tertampung di dalam buffer zone sehingga arus menuju pelabuhan lebih terkendali. Menurutnya, sejak pukul 16.00 WITA tidak ada lagi antrean kendaraan di luar area pelabuhan. Kondisi ini menunjukkan pengaturan lalu lintas berjalan efektif.

Berbagai langkah mitigasi terus diperkuat untuk menjaga stabilitas arus kendaraan. Di antaranya melalui percepatan layanan kapal di dermaga, pengoperasian kapal tambahan, serta penerapan sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB) dengan durasi lebih singkat.

Aan juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari kepolisian, operator pelabuhan, hingga masyarakat yang turut mendukung pengaturan di lapangan selama periode padat.

Dari sisi operasional, data Posko Gilimanuk pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB atau H-3 mencatat jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 48.230 orang. Roda dua tercatat 11.343 unit dan roda empat 4.237 unit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....