Macet Gilimanuk 35 Km, Pemudik Pilih Naik Ojek

  • 16 Mar 2026 22:08 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi - Antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik Lebaran masih terjadi hingga H-5 Lebaran Senin, 16 Maret 2026. kemacetan ekstrem hingga mencapai 35 kilometer tersebut, membuat, sejumlah pemudik memilih cara alternatif agar bisa segera menyeberang ke Jawa, salah satunya dengan berpindah dari kendaraan yang mereka tumpangi ke ojek online.

Salah satunya dilakukan Imam, pemudik tujuan Jember. Ia berangkat pagi menggunakan bus kecil dari Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk. Namun sekitar pukul 10.00 WITA, kendaraan yang ditumpanginya terjebak kemacetan sekitar 35 kilometer sebelum pelabuhan.

Tak kuat menunggu lama di tengah antrean, Imam bersama temannya akhirnya memutuskan turun dari bus dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek online agar bisa lebih cepat sampai di pelabuhan.

“Antreannya panjang sekali, lebih dari 35 kilometer. Saya dan teman akhirnya turun naik gojek supaya bisa sampai pelabuhan,” kata Imam saat berada di Pelabuhan Ketapang, Senin 16 Maret 2026.

Ia menyebut, untuk menyewa dua ojek dari titik kemacetan hingga Pelabuhan Gilimanuk, dirinya harus membayar tarif Rp250 ribu. Meski harus mengeluarkan biaya tambahan, ia mengaku tidak keberatan demi bisa segera menyeberang ke Jawa.

Hal serupa dilakukan Siti Fadilah, pemudik tujuan Lumajang. Ia bersama anaknya berangkat dari Denpasar menggunakan bus, namun perjalanan terhambat kemacetan panjang di wilayah Jembrana. Karena kendaraan tidak bergerak dalam waktu lama, ia akhirnya memilih melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk menggunakan ojek.

“Lama sekali tidak bergerak, akhirnya saya naik ojek ke pelabuhan,” tutur Siti.

Dari titik kemacetan hingga Pelabuhan Gilimanuk, ia bersama anaknya harus membayar tarif Rp200 ribu untuk jasa ojek tersebut.

Berbeda dengan Ferdi, pemudik tujuan Bondowoso. Ia berangkat dari Denpasar pada Sabtu, 14 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WITA menggunakan travel. Karena sudah terlanjur membayar biaya perjalanan cukup mahal, ia memilih tetap bertahan di dalam kendaraan meski harus menghadapi kemacetan panjang.

“Kemarin malam berangkat jam 10 dari Denpasar. Sampai Negara sekitar jam 12 malam sudah kena macet dan tidak bergerak sampai pagi,” ungkap Ferdi.

Kemacetan panjang membuat perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu beberapa jam menjadi jauh lebih lama. Ia baru bisa tiba di Pelabuhan Ketapang pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 11.43 WIB.

Sebagai informasi, pergerakan pemudik dari Bali menuju Jawa mulai menunjukkan peningkatan sejak H-6 Lebaran 2026. Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat sebanyak 80.416 penumpang menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Dari 80.416 penumpang, tercatat sebanyak 18.306 unit sepeda motor, 5.044 unit kendaraan roda empat tercatat sebanyak 5.044 unit. Sementara bus tercatat sebanyak 945 unit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....