Tol Prosiwangi Situbondo Barat Dibuka Hari Ini

  • 14 Mar 2026 07:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi atau Prosiwangi, di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, tepatnya di Desa/Kecamatan Suboh, mulai beroperasi hari ini, Sabtu (14/3/2026).

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, Tol Prosiwangi Situbondo barat dioperasikan secara fungsional mulai 14-29 Maret 2026, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.

"Mulai hari ini, ruas tol Prosiwangi dibuka secara fungsional selama 16 hari ke depan, guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,' ujar Nanang Hendra, usai meresmikan operasional ruas Tol Prosiwangi.

Selama dibuka secara fungsional, penggunaan tol ini gratis sampai exit tol Paiton, Probolinggo, atau sejauh sekitar 46 kilometer. Selebihnya, pengguna jalan tol harus membayar sesuai tarif yang telah ditentukan.

"Gratis sampai exit tol Paiton, Probolinggo ya, tepatnya sampai KM 763 atau sejauh 46 kilometer," terang Nanang Hendra.

Menurut Nanang Hendra, akan terjadi kepadatan di jalur exit tol Suboh pada puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi terjadi pada Rabu (18/3/2026), saat memasuki cuti Lebaran yang dimulai pada 19 sampai 24 Maret 2026.

"ASN terakhir masuk kantor pada hari Selasa (17/3/2026), diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan setelah hari itu," bebernya.

Nanang Hendra mengaku telah mempersiapkan beberapa strategi untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi terjadi di kawasan exit tol Situbondo barat yakni dengan melakukan penyekatan.

"Apabila kendaraan penuh, maka kendaraan akan dikeluarkan melalui exit tol Paiton, Probolinggo, yang paling terdekat dengan Situbondo," imbuhnya.

Sedangkan untuk arus lalu lintas di jalur arteri, saat kepadatan terjadi, akan dialihkan melalui simpang tiga Buduan yang mengarah ke jalur Arak-Arak Bondowoso, berkoordinasi dengan Polres Bondowoso.

Nanang Hendra menyebutkan, pemicu kepadatan arus lalu lintas di antaranya, adanya kenaikan volume kendaraan saat puncak arus mudik Lebaran. Selain itu, exit tol Situbondo barat jaraknya terlalu dekat dengan lampu lalu lintas simpang tiga Suboh, hanya sekitar 800 meter.

"Jarak antara exit tol dengan traffic light simpang tiga Buduan ini hanya sekitar 800 meter, itu berpotensi terjadi kepadatan jika volume kendaraan luar biasa," bebernya.

Selain itu, lampu lalu lintas atau traffic light pertemuan antara jalur arteri dan exit tol Situbondo barat, sampai hari ini belum tersedia sehingga pengamanan dilakukan secara manual oleh anggota Satlantas bersama dengan petugas patroli jalan raya atau PJR.

"Pagi ini saya bertemu dengan salah satu pihak tol Prosiwangi, bahwa traffic light pertemuan jalur arteri dan exit tol masih trouble, jadi kita harus melakukan pengamanan manual bersama rekan-rekan PJR," tegasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....