Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi H-6 Lebaran

  • 10 Mar 2026 16:30 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bagi warga kepulauan yang mudik melalui Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, diprediksi terjadi pada tanggal 15-17 Maret 2026.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Situbondo, Herland Aprilyanto mengatakan, puncak arus mudik di Pelabuhan Jangkar diprediksi terjadi pada H-6 Lebaran atau 15 Maret 2026.

"Penyeberangan Gilimanuk (Bali) ke Ketapang (Banyuwangi) akan ditutup sementara pada 19-20 Maret 2026 karena Hari Nyepi. Sehingga diprediksi pemudik rute Gilimanuk-Ketapang mudik lebih awal," ujar Herland Aprilyanto, Selasa (10/3/2026).

Kata Herland, mayoritas pemudik yang menyeberang melalui Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepulauan di Sumenep, Madura, rata-rata bekerja di Pulau Bali dan menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk - Ketapang.

"Mereka pasti pulang kampung lebih cepat sebelum aktivitas penyeberangan Gilimanuk-Ketapang ditutup sementara," ujar Herland.

Herland mengaku pihaknya telah mempersiapkan berbagai pola kegiatan arus mudik Lebaran untuk mengatasi lonjakan penumpang atau pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Jangkar.

"Kami sudah siapkan berbagai pola untuk mengatasi lonjakan pemudik yang akan menyeberang ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura," tegasnya.

Otoritas pelabuhan menyiapkan tiga kapal feri untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, di antaranya KMP Munggiyango Hulalo, KMP Wicitra Dharma I dan KMP Dharma Kartika. Tiga kapal ini menambah trip atau jadwal pelayaran.

"Kami juga menghadirkan satu armada kapal cepat dengan kapasitas 400 orang penumpang. Kami rasa, lonjakan penumpang bisa diantisipasi," kata Herland Aprilyanto.

Herland Aprilyanto juga mengaku, KSOP Kelas IV Panarukan juga menambah jadwal pelayaran kapal feri reguler dan menghadirkan satu armada kapal cepat, serta mempersiapkan kapal navigasi yakni Kapal Negara Masalembo.

"KN Masalembo juga kami persiapkan jika diperlukan sewaktu-waktu untuk mengurai penumpukan penumpang," bebernya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita