AIESEC in UNEJ Sukses Menyelenggarakan Impact Circle 8.0

  • 23 Jun 2025 10:10 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember : Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital yang merambah hampir seluruh aspek kehidupan, AIESEC in Universitas Jember (UNEJ) mengambil langkah konkret untuk memberdayakan generasi muda melalui Impact Circle 8.0. Acara ini diselenggarakan secara langsung (offline) pada tanggal 14 Juni 2025 di Gedung Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Jember, dan berhasil menghimpun lebih dari 200 pemuda dari berbagai latar belakang yang hadir dengan semangat belajar dan berkontribusi bagi masa depan ekonomi yang lebih inklusif. Dengan mengusung tema “Change In, Cash Out: Youth Power for Inclusive Growth”, Impact Circle 8.0 secara khusus menyoroti poin 8.2 dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang berfokus pada penciptaan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas dan inovasi, terutama di sektor digital. Tema ini dipilih karena relevansinya dengan situasi saat ini, di mana peran anak muda dalam ekosistem ekonomi digital sangat krusial dan potensial untuk membawa perubahan.

Dalam sambutannya, Alga Pamungkas, selaku Presiden AIESEC in UNEJ, menekankan pentingnya acara ini sebagai ruang edukatif sekaligus inspiratif bagi generasi muda. “Acara ini bukan hanya ruang diskusi, tapi juga titik awal untuk kamu jadi bagian dari perubahan. Mari gunakan suara dan ide kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan inklusif,” ungkap Alga dengan penuh semangat. Dalam edisi penyelenggaran kedelapan, AIESEC in UNEJ menghadirkan dua pembicara inspiratif yang berbagi ilmu serta pengalaman mereka kepada para peserta. Pembicara pertama, Isti Hamdalah merupakan Consumer Sales Executive di BSI Jember. Dalam sesinya yang berjudul “Digital Finance and the Future of Work: Unlocking Youth Potential for Sustainable Growth”, ia menjelaskan pentingnya memahami bagaimana sistem keuangan digital bekerja, serta bagaimana pemuda dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk menciptakan dampak nyata, baik secara ekonomi maupun sosial. Ia juga menekankan bahwa perubahan besar seringkali dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.

Sesi dilanjutkan oleh Annisa Luthfi, Mahasiswa Berprestasi Universitas Jember 2025, yang mengangkat topik “Youth as Catalyst for Sustainable Economic Growth: From Local Action to Global Impact.” Dalam materinya, ia mengajak peserta untuk tidak hanya fokus pada tindakan skala besar, tetapi juga melihat bagaimana aksi lokal—seperti berwirausaha, membuat gerakan komunitas, atau menginisiasi proyek sosial—dapat menimbulkan efek domino yang membawa perubahan signifikan pada skala nasional bahkan global. Kak Annisa memberikan contoh nyata dari berbagai inisiatif anak muda di Indonesia yang berhasil menjadi inspirasi di tingkat internasional.

Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 20 menit yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar strategi memulai bisnis digital hingga tantangan inovasi di era keterbatasan. Untuk memperdalam pemahaman, AIESEC in UNEJ juga menggelar sesi Focus Group Discussion (FGD) di mana peserta dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan peran pemuda dalam ekonomi digital dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Diskusi berlangsung selama 20 menit dan ditutup dengan presentasi tiap kelompok. Sesi ini menciptakan ruang kolaborasi yang memperkaya perspektif dan menumbuhkan kesadaran akan potensi kolektif generasi muda dalam mendorong perubahan.Selain sesi edukatif, Impact Circle 8.0 juga menghadirkan kegiatan interaktif seperti Fun Team, yakni rangkaian permainan ringan untuk membangun keakraban dan mempererat relasi antar peserta. Tahun ini, Impact Circle 8.0 turut berkolaborasi dengan Wardah, yang menghadirkan sesi Skin Check sebagai bentuk kampanye peduli kulit dan pentingnya self-care. Beberapa peserta terpilih juga mendapatkan freebies eksklusif. Kolaborasi ini menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya mencakup aspek ekonomi dan lingkungan, tetapi juga kesejahteraan diri sebagai bentuk tanggung jawab personal.

Pesan utama Impact Circle 8.0 bukan sekadar pemanis acara, melainkan ajakan untuk terus bergerak. Pesan ini akan terus menjadi pengingat bahwa kekuatan pemuda tidak terletak pada jumlah semata, melainkan pada keberanian untuk berpikir, bertindak, dan membawa perubahan. Di tengah keberagaman latar belakang, setiap peserta hadir membawa harapan dan semangat untuk masa depan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. AIESEC in UNEJ menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, pembicara, mitra, dan panitia yang telah menjadi bagian dari perjalanan inspiratif ini. Kesuksesan Impact Circle 8.0 membuktikan bahwa ketika anak muda dipersatukan dalam ruang yang mendorong pertumbuhan, mereka bukan hanya menjadi penonton perubahan—mereka adalah pelakunya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....