Penundaan Penataan Parkir di CNI Kembangan oleh Pemkot Jakbar Diapresiasi Warga

  • 11 Sep 2026 19:06 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Tokoh Pemuda Jakarta Barat H. Umar Abdul Aziz menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, khususnya Wali Kota Jakarta Barat, atas langkah menunda penataan parkir di kawasan CNI, Kembangan.

Menurut, Umar, keputusan tersebut merupakan respons positif pemerintah terhadap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ia, menilai penataan kawasan memang penting, namun pelaksanaannya perlu mempertimbangkan kepentingan warga serta keberlangsungan mata pencaharian para juru parkir.

“Sebagai Tokoh Pemuda Jakarta Barat, saya mengapresiasi langkah Bapak Gubernur dan Pemkot Jakarta Barat yang memberikan ruang untuk mencari solusi terbaik. Ini menunjukkan bahwa pemerintah mau mendengar aspirasi masyarakat,” ujar H. Umar Abdul Aziz, secara tertulis, Jum'at 11 September 2026.

Secara terpisah, perwakilan warga Betawi Kembangan juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Barat atas penundaan tersebut.

“Kami sebagai warga Betawi Kembangan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Barat, khususnya Ibu Wali Kota. Kami berharap penundaan ini menjadi kesempatan untuk mencari solusi yang terbaik bagi seluruh pihak,” ujar perwakilan warga.

Umar, menambahkan, perhatian terhadap para juru parkir juga perlu menjadi bagian dari pembahasan. Menurutnya, mereka merupakan warga yang memiliki keluarga dan kebutuhan ekonomi yang harus tetap diperhatikan.

“Kalau memang penataan harus dilakukan, jangan hanya bicara soal penertiban. Mari dipikirkan juga solusi pekerjaan bagi para juru parkir yang terdampak. Pemerintah harus hadir memberikan jalan keluar,” tegas Umar.

Ia, menilai penataan kota tidak seharusnya dipertentangkan dengan kepentingan masyarakat. Ketertiban tetap dapat diwujudkan dengan pendekatan yang manusiawi dan melalui komunikasi dengan pihak-pihak yang terdampak.

“Ketertiban itu penting, tetapi kesejahteraan masyarakat juga harus diperhatikan. Kita ingin penataan yang memberikan manfaat, bukan menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Sementara itu, warga Betawi Kembangan berharap komunikasi antara pemerintah, masyarakat, pengelola kawasan, dan para juru parkir terus dilakukan untuk menemukan solusi yang adil.

“Harapan kami sederhana, CNI tetap tertib, warga tetap nyaman, dan para juru parkir juga mendapatkan solusi atas mata pencaharian mereka,” ujar perwakilan warga.

Umar pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi dan tidak mengedepankan kepentingan masing-masing.

“Kami mendukung pemerintah dalam menciptakan Jakarta yang tertib. Namun, mari kita lakukan dengan musyawarah dan mencari jalan tengah yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.

Atas nama warga Betawi Kembangan, perwakilan warga kembali menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Barat atas perhatian serta ruang dialog yang diberikan.

“Semoga seluruh proses mencari solusi ini berjalan lancar dan seluruh jajaran pemerintah serta masyarakat senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” tutup perwakilan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....