Sambut Murid Baru, MTSN 41 Al Azhar Kenalkan Budaya Betawi Palang Pintu
- 13 Jul 2026 11:52 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - MTSN 41 Al Azhar Asy Syairif Jakarta membuka rangkaian kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menampilkan pertunjukan palang pintu. Tradisi khas Betawi yang memadukan adu pantun dan atraksi pencak silat tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperkenalkan budaya lokal kepada para murid baru.
Pertunjukan yang diperagakan siswa dan siswi MTSN 41 tersebut mengawali penyambutan 220 murid baru. Setelah menyaksikan atraksi budaya Betawi, para peserta mengikuti apel pembukaan dan sesi pengenalan lingkungan madrasah.
Kepala MTSN 41 Al Azhar Asy Syairif, Faizah mengatakan pengenalan budaya Betawi telah menjadi agenda rutin dalam pembukaan MATAMUDA selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkenalkan identitas wilayah kepada para peserta didik.
“Kami lakukan sebagai penghargaan bahwa anak-anak harus akrab dengan budaya. Karena kita berada di daerah Jagakarsa yang identik dengan budaya Betawi. Di sini juga ada Pusat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yang letaknya dekat dari sekolah,” ujar Faizah, usai penyambutan murid baru, di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pemilihan pertunjukan palang pintu bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan kekayaan budaya Betawi kepada seluruh siswa, termasuk mereka yang berasal dari luar Jakarta.
“Sudah beberapa tahun ini kami melaksanakan pembukaan MATAMUDA dengan model budaya Betawi seperti ini,” katanya.
Faizah menuturkan, kegiatan MATAMUDA akan berlangsung selama lima hari. Selama masa orientasi, murid baru akan diperkenalkan dengan lingkungan madrasah, mulai dari tenaga pendidik, kurikulum, fasilitas sekolah hingga kakak kelas yang akan mendampingi mereka selama menempuh pendidikan.
“Anak-anak harus berkenalan dengan madrasah barunya. Berkenalan dengan guru, mengenal muatan kurikulum, fasilitas madrasah, hingga mengenal kakak-kakaknya. Terutama mengenal guru yang akan membimbing dan mendidik mereka selama tiga tahun ke depan,” ujarnya.
Pada tahun ajaran 2026/2027, MTSN 41 menerima 220 murid baru atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 200 siswa. Seluruh peserta didik yang diterima telah melalui proses seleksi dari sekitar 800 pendaftar.
“Ada peningkatan sekitar 10 persen dari tahun lalu. Tahun lalu 200 siswa, sekarang menjadi 220 siswa. Mereka berhasil melewati proses seleksi dari sekitar 800 peserta,” kata Faizah.
Ia menambahkan, siswa yang diterima berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga Depok, Bekasi, Ciputat, Tangerang Selatan hingga Palembang. Menurutnya, keberadaan fasilitas asrama menjadi salah satu daya tarik bagi calon siswa dari luar ibu kota.
“Karena kami memiliki asrama, jadi banyak siswa yang berasal dari luar Jakarta,” ujarnya.
Dalam proses penerimaan peserta didik, mayoritas siswa diterima melalui jalur madrasah dan jalur reguler dari sekolah dasar. MTSN 41 tidak menerapkan sistem zonasi, namun tetap mempertimbangkan jarak tempat tinggal calon siswa dengan madrasah. Sementara itu, pada jalur prestasi, sekolah menerima sekitar 10 siswa pada tahun ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....