Jakbar Targetkan Lahan KAI untuk Pengelolaan Sampah Terealisasi pada 2026

  • 09 Apr 2026 14:19 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menargetkan pemanfaatan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk pengelolaan sampah dapat terealisasi pada 2026.

Dapat diketahui sebelumnya, pemanfaatan lahan tersebut rencananya akan digunakan sebagai tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Kasudin LH) Jakarta Barat, Achmad Hariadi, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu proses administrasi berupa pengajuan resmi dari pengguna lahan.

“Kita minta surat permohonan dari user, dalam hal ini Sudin LH. Nanti melalui Pak Abu Ali akan didorong itu menjadi TPS 3R. Dan nanti kita akan bersinergi dengan Kereta Api,” kata Hariadi saat dikonfirmasi, Kamis, 9 April 2026.

Menurutnya, keterlibatan KAI penting dalam proyek ini, termasuk dalam penyediaan teknologi pengolahan sampah. Hariadi menilai, langkah ini sekaligus mendotong pengelolaan sampah mandiri oleh pihak KAI.

“Di TPS 3R nanti, kami harapkan KAI juga hadir dan memberikan dukungan teknologi, karena mereka juga memiliki kewajiban untuk mengelola sampah secara mandiri,” ujar Hariadi.

Ia menyebutkan, kebutuhan lahan untuk pembangunan TPS 3R minimal mencapai 1.000 meter persegi. Namun, jika tersedia lahan sekitar 500 meter persegi, proyek tersebut tetap bisa dijalankan.

“Lokasinya ada di Mangga Besar dan Jembatan Lima. Kemungkinan luasnya minimal kan 1.000 meter, tetapi kalau seandainya ada 500, kita tetap jalan juga,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menargetkan 70 persen sampah dapat dikelola langsung dari sumbernya. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan hal itu menjadi bagian dari program prioritas pembangunan tahun 2027.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi kolaboratif dengan menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam pemanfaatan lahan milik perusahaan tersebut.

“Dalam jangka pendek, kami akan memanfaatkan lahan milik KAI di delapan stasiun di Jakarta Barat untuk mendukung pengelolaan sampah, terutama di wilayah dengan keterbatasan lahan,” kata Iin dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota tahun 2026, Kamis, 2 April 2026.

Iin menyebut, kerja sama ini difokuskan pada penggunaan lahan di sekitar stasiun sebagai lokasi pengolahan sampah, khususnya di kawasan padat penduduk yang minim ruang terbuka seperti Tambora dan Taman Sari.

“Kita sama-sama kita bisa kerja sama untuk menyelesaikan persoalan sampah di lingkungan khususnya di Kecamatan Tambora dan Taman Sari yang tidak memiliki ruang cukup lahan. Sehingga kemarin KAI juga setuju dan kami akan melakukan komunikasi secara efektif,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....