Bangun Rasa Percaya Diri Anak dengan 5 Langkah Positive Parenting
- 06 Agt 2026 21:26 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Pola asuh positif menekankan hubungan yang hangat, komunikasi terbuka, dan disiplin tanpa kekerasan dalam proses pengasuhan anak.
- Pendekatan ini tidak hanya fokus pada perilaku anak tetapi juga membangun ikatan emosional yang sehat antara orang tua dan anak.
- Dengan dukungan yang tepat, anak akan merasa aman untuk belajar, mencoba hal baru, dan mengembangkan potensinya secara optimal.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pola asuh positif atau positive parenting menjadi salah satu pendekatan yang dinilai efektif dalam membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri. Pendekatan ini menekankan hubungan yang hangat, komunikasi terbuka, serta disiplin tanpa kekerasan dalam proses pengasuhan.
Dilansir dari Antara, Rabu 6 Agustus 2026), positive parenting tidak hanya berfokus pada perilaku anak, tetapi juga membangun ikatan emosional yang sehat antara orang tua dan anak. Dengan dukungan yang tepat, maka anak akan merasa aman untuk belajar, mencoba hal baru, dan mengembangkan potensinya. Berikut adalah lima langkah dalam menerapkan pola asuh positif:
Hindari Membentak Anak
Orang tua dianjurkan untuk tidak membentak saat anak melakukan kesalahan. Menyampaikan arahan dengan nada yang tenang akan membuat anak lebih mudah memahami aturan, sekaligus belajar dari kesalahannya tanpa merasa takut.
Dengarkan Perasaan Anak
Memberikan ruang kepada anak untuk mengungkapkan perasaan merupakan bagian penting dalam positive parenting. Sikap mendengarkan tanpa menghakimi ini dapat membantu anak untuk mengenali emosi dan membangun rasa percaya diri.
Apresiasi Usaha, Bukan Hanya Hasil
Orang tua sebaiknya memberikan apresiasi terhadap setiap usaha yang dilakukan anak, bukan hanya saat anak berhasil mencapai hasil terbaik. Cara ini dapat meningkatkan motivasi dan membuat anak lebih berani mencoba hal-hal baru.
Beri Kesempatan Anak Mengambil Keputusan
Memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil keputusan sederhana sesuai usianya dapat melatih kemandirian dan tanggung jawab. Misalnya, anak dapat memilih pakaian yang akan dikenakan atau menentukan kegiatan yang ingin dilakukan.
Jadilah Teladan yang Baik
Anak cenderung meniru perilaku orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, orang tua perlu menunjukkan cara mengelola emosi dan menyelesaikan masalah dengan baik, agar anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta memiliki kecerdasan emosional yang positif.
Dengan menerapkan kelima langkah tersebut secara konsisten, orang tua dapat menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan penuh kasih bagi tumbuh kembang anak. Pola asuh positif tidak hanya membantu membangun rasa percaya diri, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, serta kemampuan anak dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
(Andini Amelia Wiguna - Mahasiswa Universitas Gunadarma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....