Disambut Reog, Legislator PSI Josephine Sebut Jakarta Benar-Benar Terbuka
- 11 Jun 2026 13:39 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD DKI Jakarta Komisi C, Josephine Simanjuntak, disambut pertunjukan seni budaya Reog saat menggelar kegiatan reses di Matraman, Jakarta Timur, Rabu, 10 Juni 2026. Sambutan tersebut menjadi simbol keberagaman masyarakat Jakarta yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan Reses III Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 itu, Josephine menilai kehadiran kesenian khas Ponorogo, Jawa Timur, menunjukkan bahwa Jakarta telah menjadi ruang bersama bagi masyarakat dari berbagai daerah. Menurutnya, warga pendatang dan warga yang telah lama menetap dapat hidup berdampingan tanpa perbedaan.

"Jakarta Timur ada Reog dari wilayah lain Indonesia. Artinya Jakarta sudah ikut membaur kepada warga-warga dari Indonesia bagian lain. Saya bersyukur bahwa tidak ada perbedaan antara orang yang datang dan orang yang menetap di sini," ujar Josephine saat membuka kegiatan reses.
Ia mengatakan Jakarta telah membuktikan diri sebagai kota yang benar-benar terbuka bagi siapa saja. Keterbukaan tersebut, kata dia, tidak hanya terlihat dalam wacana, tetapi juga tercermin dalam sikap masyarakat sehari-hari.
"Itu yang saya syukuri saat ini, bahwa Jakarta sebagai daerah yang terbuka itu benar-benar terbuka. Tidak terbuka dalam batasan omongan dan wacana saja, tetapi terbuka benar di dalam hati dan pikiran. Itu yang saya mau supaya terbangun Jakarta dengan lebih baik," ucapnya.
Josephine juga menyinggung keberagaman yang menjadi bagian dari identitas Jakarta. Ia menilai banyak warga yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, namun tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan ibu kota.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Solidaritas Indonesia Matraman, Yudhi, menjelaskan bahwa pertunjukan Reog tersebut merupakan kejutan dari warga. Menurutnya, atraksi budaya itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perhatian Josephine terhadap kegiatan seni dan budaya di lingkungan masyarakat.
"Ini murni inisiatif dari warga karena Bu Josephine Simanjuntak dinilai berperan membantu kegiatan seni dan budaya," kata Yudhi.
Iringan musik Reog dan atraksi para penari menciptakan suasana hangat sebelum sesi dialog dimulai. Setelah pertunjukan selesai, Josephine melanjutkan kegiatan reses dengan mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, mulai dari bantuan sosial, pelayanan publik, hingga peningkatan fasilitas lingkungan. Josephine menegaskan seluruh aspirasi yang diterima akan dicatat dan diperjuangkan melalui tugas serta fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta.
"Reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan momentum untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab persoalan di lapangan," ujar Josephine.
Kegiatan reses kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Josephine Simanjuntak dan warga yang hadir. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya hari pertama agenda reses yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....