Kevin Wu PSI Geram, Petugas Balas Laporan JAKI Gunakan Foto AI

  • 07 Apr 2026 20:09 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Insiden penggunaan foto AI, untuk menyelesaikan aduan warga dalam aplikasi JAKI, berbuntut panjang. Hal itu pun mendapat perhatian dari Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta, dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Politisi dari partai yang berlogo gajah itu, menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Menurutnya, kejadian itu merupakan bentuk penyalahgunaan teknologi.

“Yang pertama, saya merasa prihatin ketika dugaan ini benar. Maka sangat disayangkan ada penggunaan aplikasi teknologi, yang harusnya bisa produktif bagi pekerjaan, tetapi disalahgunakan seperti ini,” ujar Kevin dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 April 2026.

Selain itu, ia menganggap tindakan oknum petugas yang tidak bertanggungjawab itu, sebagai bentuk perilaku ‘asal bapak senang’ (ABS). Serta berdampak buruk, terhadap profesionalitas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, secara jangka panjang.

“Tentu ini menjadi suatu peringatan, suatu hal yang sangat kita sayangkan, jikalau para petugas di lapangan menggunakan cara-cara seperti itu. Bukannya menyelesaikan pekerjaan, tetapi AI malah digunakan untuk laporan, yang sifatnya asal bapak senang,” katanya.

Kevin mendesak agar Pemprov DKI Jakarta bertindak tegas terhadap insiden itu. Supaya tidak menjadi preseden buruk, yang dapat diikuti oleh petugas-petugas lainnya di kemudian hari.

“Tentu hal ini tidak bisa kita biarkan. Itu menjadi preseden bagi para petugas lain nantinya, yang juga akan mengerjakan tugas dan laporan serupa seperti ini. Maka perlu ada sanksi keras, bagi aparat yang seperti itu,” katanya.

“Para pelayan masyarakat jangan sampai bersifat manipulatif. Menggunakan laporan bohong, laporan kosong, padahal kenyataannya belum dikerjakan,” ucapnya.

Kevin juga menekankan, Pemprov DKI Jakarta harus mengambil pelajaran, dari kejadian tersebut. Menurutnya, AI merupakan teknologi penting yang harus digunakan, untuk membantu warga Jakarta menyelesaikan permasalahannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....