Perkuat Literasi Keuangan Haji, BPKH Gandeng PP Muhammadiyah

  • 14 Mar 2026 12:01 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), terus memperluas jangkauan edukasi dan sinergi lintas sektor. Hal itu dilakukan untuk mengoptimalkan tata kelola keuangan haji.

Kali ini, BPKH berkolaborasi dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menggelar kegiatan "Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Keuangan Haji dengan Mitra Perhajian", sekaligus peluncuran program strategis Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah. Acara itu diselenggarakan di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Acara yang dihadiri oleh 100 peserta itu, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat, terhadap pengelolaan dana haji. Serta mendorong peningkatan jumlah pendaftar haji di Indonesia.

Inisiatif itu merupakan implementasi, dari amanah UU No. 34 Tahun 2014. Yang memberikan kewenangan bagi BPKH, untuk bekerja sama dengan lembaga eksternal, demi pengelolaan keuangan yang profesional.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander menegaskan, kemitraan itu adalah bagian dari tanggung jawab institusi, dalam menjaga amanah umat.

"Pengelolaan keuangan haji wajib dilaksanakan secara transparan, dan akuntabel. Fokus utama kami adalah memastikan, dana ini dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan jemaah haji, dan kemaslahatan umat Islam di Indonesia," ujar Harry.

Selain fokus pada literasi finansial, kegiatan itu menandai langkah progresif, dengan diluncurkannya Program Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah Tahun 2026. Salah satu terobosan utama yang diperkenalkan adalah, inisiatif Green Hajj.

Ketua MLH PP Muhammadiyah, M. Azrul Tanjung menjelaskan, kolaborasi itu membawa dimensi baru, dalam penyelenggaraan ibadah haji, yang lebih ramah lingkungan. "Kami meluncurkan inisiatif Green Hajj, untuk mengedukasi pengelolaan sampah dari hulu, bersama BPKH. Ini adalah langkah konkret menjaga bumi, melalui instrumen keagamaan," kata Azrul.

Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah, Buya Anwar Abbas. Ia menekankan, diskusi dan literasi keuangan haji sangat krusial, untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada calon jemaah, sekaligus memperkuat ekosistem perhajian nasional.

Rangkaian acara itu juga mencakup beberapa agenda strategis, di antaranya:

* Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara MLH PP Muhammadiyah dengan Kementerian Lingkungan Hidup.

* Peluncuran Program Berkelanjutan: Muhammadiyah Green Movement 2026, Program Edu Forest, dan Muhammadiyah Green Ecosystem.

* Diskusi Ekosistem Perhajian: Sesi dialog bersama mitra perbankan, untuk memperkuat layanan keuangan bagi jemaah.

Melalui kolaborasi itu, BPKH membuktikan komitmennya, untuk memberikan nilai tambah (value added) bagi umat. Tidak hanya dari aspek finansial, tetapi juga kontribusi nyata, terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....