NSIG Perkuat Jejaring Global Dorong Investasi Berkelanjutan di Indonesia Timur
- 25 Jul 2026 21:10 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia Timur memiliki kekayaan sumber daya alam dan peluang investasi yang besar. Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung oleh ekosistem yang mampu mempertemukan investor dengan peluang usaha yang tepat, sekaligus memastikan setiap investasi memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.
Untuk memperkuat ekosistem investasi di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur melalui pendekatan kolaboratif yang menghubungkan potensi daerah dengan jaringan investor global. North Sulawesi Investment Group (NSIG) hadir diri sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Bernaung di bawah PT Nusantara Sinergi Investama Global (PT NSIG), kami hadir sebagai konsultan bisnis independen yang berfokus pada pengembangan investasi berbasis tata kelola yang baik, kepatuhan hukum, serta prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujar Managing Director NSIG, Corry Angelica Waleleng dalam keterangan resminya, Sabtu, 25 Juli 2026.
Corry Angelica menyampaikan bahwa NSIG hadir untuk memberikan solusi nyata melalui pendampingan investasi yang profesional dan bertanggung jawab. “Kami ingin memastikan investasi yang masuk ke Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Utara, tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek hukum, sosial, dan lingkungan," katanya.
Sebagai langkah nyata, NSIG menyediakan layanan pendampingan investasi melalui konektivitas business to business (B2B) dan business to government (B2G). Layanan tersebut didukung oleh riset komprehensif mengenai potensi daerah, penyusunan analisis investasi, serta penyelenggaraan forum business matching yang mempertemukan investor dengan pemerintah daerah maupun pelaku usaha.
"Melalui riset yang komprehensif, kami membantu memetakan peluang investasi secara lebih presisi sehingga investasi yang masuk tidak hanya strategis secara komersial, tetapi juga mampu mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan," ucap Corry.
NSIG memfokuskan pendampingannya pada sejumlah sektor strategis, antara lain pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, pariwisata, penyedia jasa, pertambangan, dan infrastruktur. Selain itu, NSIG juga berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas.
Dalam membangun jejaring internasional, NSIG telah melakukan pertemuan bisnis di Shenzhen, China, pada 2 Juli 2026. Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan potensi investasi Sulawesi Utara kepada mitra bisnis internasional sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan dari China dan firma hukum internasional.
Menurut Corry, ketertarikan investor internasional terhadap Indonesia terus meningkat, terutama pada sektor-sektor yang memiliki potensi pengembangan industri berbasis sumber daya alam.
"Kami percaya investasi yang berkualitas adalah investasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi daerah. Karena itu, kami mengedepankan kemitraan dengan investor yang memiliki visi membangun, termasuk dalam pengembangan industri kelapa dan sektor-sektor unggulan lainnya di Sulawesi Utara," katanya.
Ke depan, NSIG membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, asosiasi dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga keuangan, serta organisasi pembangunan internasional. Melalui sinergi tersebut, NSIG berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, memperkuat daya saing daerah, dan membuka lebih banyak peluang pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur.
Dengan semangat "Catalyzing Sustainable Business and Regional Development", NSIG optimistis dapat menjadi mitra strategis dalam mempercepat pembangunan daerah melalui investasi yang bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....