Swara SeadaNya Bawa Bunyi Nusantara ditengah Parade Band Depok
- 01 Okt 2026 08:15 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Swara SeadaNya, kelompok seni lintas disiplin, menghadirkan karya tradisi Nusantara di Parade Band Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Bola Gaban, Beji, Depok, pada Minggu 27 September 2026.
- Pertunjukan menampilkan 'Lir Ilir' karya Sunan Kalijaga yang dipadukan dengan 'Serat Sastra Gending' karya Sultan Agung, menggabungkan musik, sastra, dan tari dalam satu panggung berukuran 8x5 meter dengan sistem audio 5.000 watt.
- Kelompok ini berupaya menghadirkan kembali warisan budaya tradisional dengan cara yang dekat dan relevan bagi generasi masa kini melalui pendekatan musik modern yang mengintegrasikan disiplin seni berbeda.
RRI.CO.ID, Jakarta - Di tengah hingar-bingar Parade Band memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Bola Gaban, Beji, Depok, Minggu 27 September 2026, Swara SeadaNya hadir dengan warna musik yang berbeda. Kelompok seni lintas disiplin ini membawa karya tradisi Nusantara ke panggung musik modern, sekaligus mempertemukan musik, sastra, dan tari dalam satu pertunjukan.
Di atas panggung berukuran 8x5 meter dengan dukungan tata suara sekitar 5.000 watt, Swara SeadaNya membawakan “Lir Ilir” karya Sunan Kalijaga dan menggandengkannya dengan kedalaman filosofis “Serat Sastra Gending” karya Sultan Agung. Pilihan repertoar tersebut menjadi cara mereka menghadirkan kembali warisan budaya dalam suasana pertunjukan yang akrab dengan generasi masa kini.
| Baca juga: Melu Dongeng, Nyuk, Rawat Bahasa Ibu |

Baca Juga : Urban Spiritual Indonesia Ajak Warga “Memanen Energi Semesta” di Harvest Moon
Baca Juga : Sanggar Tari Kreasi Puspita, 31 Tahun Merawat Tradisi dan Menumbuhkan Talenta
Pertunjukan semakin kaya ketika vokal Gunawan Wicaksono berpadu dengan bass dan suling Asep Rachman Muchlas. Petikan gitar Bay Guitaro bersahutan dengan kecapi Abrar Husin dan celempung Theressa Rida. Gerak tari Indonesiana Ayuningtyas, pembacaan puisi Ayie Suminar, serta tambahan melodi gitar dari Ale Amtech melengkapi sajian yang membawa penonton menyusuri beragam warna bunyi Nusantara.
Bagi Swara SeadaNya, kehadiran mereka di tengah parade band menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi tempat yang terbuka untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya. Nama Swara SeadaNya yang terdengar sederhana justru merepresentasikan semangat eksplorasi mereka dalam mempertemukan musik modern dengan tradisi, sastra, dan seni gerak.

Baca Juga : Merawat Tari Klasik Jogja di Jakarta
Kegiatan yang digelar untuk merajut kebersamaan, memberi ruang kreativitas bagi pemuda, sekaligus menghidupkan UMKM lokal itu pun memperoleh warna berbeda melalui penampilan Swara SeadaNya. Melalui musik, puisi, dan tari, mereka menghadirkan pesan bahwa perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi ruang untuk merawat ingatan kolektif dan kecintaan terhadap budaya Nusantara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....