Sanggar Tari Kreasi Puspita, 31 Tahun Merawat Tradisi dan Menumbuhkan Talenta

  • 24 Sep 2026 01:31 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Helen bersama empat pelatih yang seluruhnya merupakan alumni sanggar terus mencari cara agar tradisi tetap dekat dengan generasi muda.
  • Helen berharap Sanggar Tari Kreasi Puspita memiliki gedung sendiri, mampu melahirkan generasi pelatih baru dari para alumni, serta mendapat ruang dan kesempatan lebih luas dari pemerintah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sanggar Tari Kreasi Puspita genap berusia 31 tahun pada 9 September 2026. Sanggar yang didirikan oleh almarhumah Nunung Rodiah ini berawal dari kegiatan sederhana di lingkungan tempat tinggal pada Agustus 1995. Saat itu, anak-anak meminta Helen Puspita Sari mengajarkan tari tradisional untuk mengisi acara hiburan 17 Agustus. Antusiasme warga kemudian mendorong kegiatan tersebut berlanjut hingga akhirnya sanggar dibuka di teras rumah dengan hanya lima murid.

Nama Puspita diambil dari nama Helen Puspita Sari. Dalam bahasa Indonesia, puspita berarti bunga. Filosofi tersebut menjadi gambaran perjalanan sanggar dalam mendampingi anak-anak. Setiap murid dipandang seperti kuncup bunga yang dirawat, dipupuk, dan dikembangkan hingga mampu mekar menjadi pribadi yang percaya diri serta berprestasi. Selama lebih dari tiga dekade, semangat itu terus dijaga meski sanggar kini masih menggunakan pendopo Kelurahan Aren Jaya sebagai tempat berkegiatan.

(Foto: Helen Puspita Sari)

Helen, sebagai pimpinan sanggar dan pelatih menyampaikan perihal sanggar yang di kelolanya, diacara Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Jakarta,melalui sambungan telp, Selasa 22 September 2026 .

"Bagi kami Sanggar Tari Kreasi Puspita, tari bukan sekadar aktivitas seni, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Anak-anak kita ajarkan disiplin, tanggung jawab, sopan santun, hingga gotong royong. Saat ini sekitar 70 anggota aktif bergabung, mulai usia 4 tahun hingga mahasiswa", ujar Helen. Untuk bergabung, calon anggota tidak harus sudah pandai menari, tetapi memiliki niat, sehat, mendapat izin orang tua, dan bersedia mengikuti aturan sanggar. Sanggar juga memberikan pembebasan biaya bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu sebagai bagian dari komitmen untuk berbagi manfaat.

Baca Juga : UKUiki Hadirkan Orkestra Ukulele Pertama di Indonesia

Baca Juga : Empat Tahun Bakul Budaya Nusantara, Merawat Tenun dan Budaya Kalimantan

(Foto: Helen Puspita Sari)

Dalam pengembangan kegiatan, Helen bersama empat pelatih yang seluruhnya merupakan alumni sanggar terus mencari cara agar tradisi tetap dekat dengan generasi muda. Konsep yang diusung adalah “Tradisi yang Relevan”, yakni menjaga pakem tari tradisional sekaligus mengemasnya dengan aransemen musik dan gerak yang lebih sesuai dengan selera anak muda. Kiprah mereka pun telah menghasilkan sejumlah prestasi, di antaranya Juara 1 Lomba Tari Nusantara Dinas Pariwisata dan Budaya Jakarta 2024, Juara 2 Pasanggiri Jaipong Tingkat Provinsi Jawa Barat di TMII 2019, serta Juara 2 Lomba Tari Betawi Tingkat DKI Jakarta 2024. Pada 18 April 2025, sanggar juga mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Pertukaran Budaya Rentas Budaya Borneo di Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia, yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

(Foto: Helen Puspita Sari)

Perjalanan 31 tahun tentu tidak selalu mudah. Sanggar pernah menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengalaman tidak mendapatkan bayaran dan dipandang sebelah mata. Namun, kebahagiaan melihat murid yang dahulu pemalu kemudian meraih prestasi, orang tua yang bangga menyaksikan anaknya tampil, hingga alumni yang telah sukses tetap kembali ke sanggar menjadi kekuatan untuk terus bertahan. Ke depan, Helen berharap Sanggar Tari Kreasi Puspita memiliki gedung sendiri, mampu melahirkan generasi pelatih baru dari para alumni, serta mendapat ruang dan kesempatan lebih luas dari pemerintah. Ia ingin sanggar yang bermula dari teras kecil itu terus tumbuh hingga 100 tahun, dengan semangat, “Mekar Dalam Gerak, Lestari Dalam Budaya.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....