Sanggar Satria Sunda Sakti Kota Bogor Konsisten Lestarikan Budaya Sunda

  • 01 Agt 2026 01:58 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Visi dan misi Satria Sunda Sakti Kota Bogor adalah menjaga keberlangsungan seni dan budaya Sunda melalui pembinaan, pertunjukan, serta kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat luas.

RRI. CO.ID, Jakarta - Sanggar Satria Sunda Sakti Kota Bogor resmi berdiri pada 28 Oktober 2021, bertepatan dengan pelaksanaan Gebyar Seni dan Budaya Sunda Kota Bogor. Komunitas ini didirikan oleh Dede Nuriman (Kang Noer), Ki Komara, dan H. Rahmat Thohir Ashari, Lc., dengan semangat untuk terus ngamumule atau melestarikan seni dan budaya Sunda di Kota Bogor. Sejak awal berdiri, organisasi ini berkomitmen menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk menjaga sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Sunda.

(Foto: Dede Nuriman)

Baca Juga: Rumah Indira, Ruang Tumbuh Anak Berkebutuhan Khusus menuju Kemandirian

Baca Juga: Palakali Creative, Ruang Berkarya Menyatukan Seni, Desain, & Kepedulian Lingkungan

Dede Nuriman, ketua Sanggar Satria Sunda Sakti memaparkan kegiatan internal sanggar di acara Obrolan Komunitas di Pro 4 Jakarta, melalui sambungan telp, Selasa, 28 Juli 2026.

"Tidak hanya bergerak di bidang seni tari, Sanggar Satria Sunda Sakti kamipun juga memberikan perhatian pada berbagai cabang seni Sunda lainnya. Salah satu fokus utamanya saat ini adalah membina para pelajar di Kota Bogor agar mengenal dan mencintai seni Degung, khususnya Degung Kawih. Program ini menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap budaya daerah yang mulai kembali diminati oleh kalangan pelajar", Ujar Dede.

(Foto: Dede Nuriman)

Dalam waktu dekat, para siswa dan siswi binaan Satria Sunda Sakti akan tampil perdana sebagai juru kawih Degung Sunda pada acara Gebyar Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 Republik Indonesia dalam rangka Gebyar Seni dan Budaya Sunda Kota Bogor. Menariknya, para penampil tersebut merupakan pelajar berprestasi yang diharapkan mampu menjadi duta seni sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencintai budaya Sunda.

(Foto: Dede Nuriman)

Baca Juga: Yousfi B. Latif, Merawat Persatuan Diaspora Minang dari Sydney

Baca Juga: Menghidupkan Kembali Masjid sebagai Pusat Belajar

Visi dan misi Satria Sunda Sakti Kota Bogor adalah menjaga keberlangsungan seni dan budaya Sunda melalui pembinaan, pertunjukan, serta kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat luas. Hingga kini, jumlah anggotanya terus bertambah dan tersebar di berbagai wilayah Kota Bogor. Harapan besarnya adalah agar para penggiat seni memperoleh apresiasi dan pengakuan yang lebih luas atas dedikasi mereka dalam melestarikan warisan budaya daerah.

(Foto: Dede Nuriman)

Semangat tersebut telah dibuktikan bahkan saat pandemi Covid-19 melanda. Ketika berbagai aktivitas seni terhenti akibat pembatasan kegiatan masyarakat, Dede Nuriman bersama pimpinan Sanggar Seni Andika Bogor tetap berupaya menghadirkan Gebyar Seni dan Budaya Sunda bertema "Stay at Home". Kegiatan itu menampilkan dalang cilik Andika dari SMPN 7 Kota Bogor, para penari, serta nayaga Sanggar Seni Andika, dengan dukungan Wakil Wali Kota Bogor saat itu, Dedie A. Rachim. Bagi Satria Sunda Sakti, seni bukan sekadar pertunjukan, melainkan identitas budaya yang harus terus dijaga, diwariskan, dan dibanggakan oleh masyarakat Kota Bogor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....