Perluas Manfaat Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng UNIBRA

  • 22 Agt 2026 00:29 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat sinergi untuk memperluas manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Brawijaya (UNIBRA).

Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi. Langkah tersebut diharapkan memperluas ekosistem jaminan sosial sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dan kesejahteraan ekonomi.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Gambir, Imam Santoso, mengatakan kerja sama dengan Universitas Brawijaya memiliki nilai strategis. Perguruan tinggi dinilai berperan penting mencetak sumber daya manusia berkualitas yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Melalui PKS ini, kami ingin memperluas pemahaman tentang manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan kampus dan masyarakat,” ujarnya, Sabtu, 21 Agustus 2026.

Menurutnya, kerja sama di bidang pendidikan diharapkan mampu meningkatkan literasi mahasiswa dan sivitas akademika tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial sejak memasuki dunia kerja. Sementara kegiatan pengabdian masyarakat dapat memperluas edukasi dan kepesertaan, terutama bagi pekerja yang belum terlindungi.

“Mahasiswa dan sivitas akademika dapat menjadi agen edukasi jaminan sosial melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Kerja sama juga mencakup pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi Universitas Brawijaya dengan program BPJS Ketenagakerjaan diharapkan melahirkan berbagai inisiatif yang bermanfaat dan mendorong kemandirian masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan PKS, tetapi diwujudkan dalam program yang memberikan dampak nyata,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Imam Santoso juga menyampaikan apresiasinta atas komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung perluasan ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan. Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk gotong royong untuk menghadirkan perlindungan sosial yang lebih luas. Kami optimistis kerja sama ini memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, masyarakat, dan perekonomian,” ujarnya.

Sebelumnya Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat juga mengatakan, bahwa manfaat jaminan sosial diharapkan tidak berhenti pada santunan, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga pekerja.

"Makna kolaborasi ini diperluas melalui pengabdian kepada masyarakat dan pemberdayaan ekonomi. BPJS Ketenagakerjaan dan UNIBRA sepakat membuka sinergi program pembinaan serta inkubasi bisnis, termasuk Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan (PEKA) dengan konsep 3P: pelatihan, produktif, dan profit," jelasnya.

Sementara itu Rektor Universitas Brawijaya, Widodo menilai kolaborasi ini sejalan dengan komitmen UNIBRA dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

“BPJS Ketenagakerjaan tidak sekadar memberikan proteksi, tetapi juga manfaat untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. Jika bersinergi dengan program pembinaan di UB, tentu akan sangat baik,” ujarnya.

Bahkan dalam penerimaan mahasiswa baru di UNIBRA Malang, Jawa Timur pada Senin 10 Agustus 2026, rektor juga sempat mengingatkan para mahasiswa agar memahami pentingnya perlindungan sebelum memasuki dunia kerja.(irvan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....